Konten dari Pengguna

Pengertian dan Contoh Besaran Turunan Lengkap dengan Satuannya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pengertian dan contoh besaran turunan. Foto: Unsplash/William Warby
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pengertian dan contoh besaran turunan. Foto: Unsplash/William Warby

Besaran turunan merupakan salah satu materi yang dipelajari siswa di sekolah. Besaran ini merupakan suatu besaran yang diturunkan dari besaran pokok. Untuk memahaminya, siswa perlu mempelajari contoh besaran turunan.

Memahami pengertian besaran turunan menjadi langkah awal yang dapat dilakukan siswa untuk mempelajari materi ini.

Pengertian Besaran Turunan

Ilustrasi pengertian besaran turunan. Foto: Unsplash/CHUTTERSNAP

Menurut Puriyanto, R. D., dan Rosyady, P. A. dalam bukunya Dasar-Dasar Pengukuran Listrik (2021), pengertian besaran adalah segala sesuatu yang memiliki satuan yang dapat diterapkan pengukuran dan perhitungan dengan dinyatakan dalam angka.

Persyaratan sesuatu disebut sebagai besaran wajib memuat tiga hal, yakni:

  • Memiliki satuan

  • Dapat diukur

  • Dapat dinilai dengan angka.

Besaran sendiri terbagi menjadi dua jenis, yakni besaran pokok dan besaran turunan.

Besaran Pokok

Besaran pokok adalah besaran-besaran dasar yang tidak dapat disusun dari besaran lainnya. Besaran ini terbagi menjadi 7 jenis, yakni:

  1. Panjang

  2. Massa

  3. Waktu

  4. Suhu

  5. Kuat Arus

  6. Intensitas Cahaya

  7. Jumlah Zat

Besaran Turunan

Sedangkan besaran turunan adalah satuan besar yang turun dari besaran pokok yang dinyatakan dalam Satuan Internasional (SI). Besaran turunan juga bisa didapatkan dari penggabungan dari beberapa satuan besaran pokok.

Contoh Besaran Turunan dan Satuannya

Ilustrasi pengertian dan contoh besaran turunan. Foto: Unsplash/Thomas Kelley

Agar lebih mudah dalam memahami setiap besaran turunan, maka dibutuhkan adanya contohnya, yakni:

1. Gaya

Gaya merupakan besaran turunan yang satuannya berasal dari perkalian antara massa dan percepatan. Sedangkan satuannya adalah kg m/s². Sehingga rumus yang digunakan adalah

F = m.a

2. Momentum

Momentum adalah besaran hasil perkalian antara massa dengan kecepatan. Satuan dari momentum adalah meter per detik atau kilogram per detik (kg m/s). Adapun cara menghitung momentum menggunakan rumus:

P = m.v

3. Kecepatan

Kecepatan adalah besaran turunan yang diperoleh dari pembagian antara jarak tempuh dengan waktu tempuh. Satuan kecepatan sendiri adalah meter per detik (m/s). Sedangkan rumus untuk menghitung kecepatan adalah:

V = s/t

4. Daya

Daya adalah besaran dari usaha dengan satuan pokok waktu. Satuan dari daya adalah watt. Sedangkan cara menghitungnya adalah nilai usaha bagi waktu atau yang disimbolkan dengan:

p = W/t

5. Percepatan

Percepatan adalah contoh dari perhitungan kecepatan dan waktu tempuh. Percepatan sendiri disimbolkan dengan a. Sedangkan rumus untuk menghitung percepatan yakni:

a = Δv/at

6. Massa Jenis

Massa jenis adalah besaran turunan dari besaran pokok massa dan panjang. Sehingga, satuan yang digunakan adalah kilogram per meter kubik (kg/m³). Sedangkan perhitungan massa jenis menggunakan rumus:

ρ = m/v

7. Frekuensi

Frekuensi berasal dari turunan yang menyatakan adanya getaran atau putaran ulang dengan satuan Hertz (Hz). Untuk menghitung frekuensi menggunakan rumus:

f = 1/t

8. Volume

Volume merupakan turunan dari besaran pokok panjang. Sehingga, rumus yang digunakan adalah panjang dikali lebar dikali tinggi dengan satuan meter kubik (m³)

9. Luas

Luas adalah besaran yang diturunkan dari besaran pokok panjang. Satuan yang digunakan adalah meter persegi (m²). Sedangkan rumus yang digunakan adalah hasil dari perkalian panjang dan lebar:

p x l

10. Tekanan

Tekanan adalah hasil gaya dengan luas. Satuannya sendiri adalah N/m². Sedangkan rumus yang digunakan adalah:

P = F/A

11. Usaha

Usaha adalah besaran dengan satuan Joule. Satuan ini diperoleh dari gaya yang sudah dikalikan dengan jarak (kg m² s⁻²). Sedangkan rumus yang digunakan untuk menentukan usaha adalah:

W = F.s

Baca Juga: Mengenal Besaran Turunan dan Besaran Pokok dalam Ilmu Fisika

Dengan banyak memahami contoh besaran turunan dan satuannya membuat lebih mudah dalam menentukan dan menghitung berbagai hal. Sehingga, dapat menguasai materi dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.(MZM)