Pengertian dan Contoh Data Primer dalam Penelitian

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ketika sedang mengerjakan penelitian seperti skripsi atau membuat jurnal, pasti kalian tidak asing dengan pengertian dan contoh data primer. Ya, data primer merupakan salah satu jenis data yang banyak digunakan dalam penelitian. Lalu apa pengertian dan contohnya? Berikut adalah ulasannya lengkap.
Baca juga: Pengertian, Sumber Data, dan Contoh Judul Penelitian Historis
Pengertian dan Contoh Data Primer
Mari mulai pembahasan ini dengan melihat lebih dulu apa yang dimaksud dengan data primer dalam sebuah penelitian. Dikutip dari buku Dasar Metodologi Penelitian karya Sandu Siyoto dan Muhammad Ali Sodix, (2015) dijelaskan bahwa data primer adalah data yang diperoleh atau dikumpulkan oleh peneliti secara langsung dari sumber datanya.
Data primer disebut juga sebagai data asli atau data baru yang memiliki sifat up to dote. Untuk mendapatkan data primer, peneliti harus mengumpulkannya secara langsung. Teknik yang dapat digunakan peneliti untuk mengumpulkan data primer antara lain observasi, wawancara, diskusi terfokus focus group discussion (FGD) dan penyebaran kuesioner.
Sementara itu ada juga yang disebut sebagai data Sekunder, yaitu data yang diperoleh atau dikumpulkan peneliti dari berbagai sumber yang telah ada (peneliti sebagai tangan kedua). Data sekunder dapat diperoleh dari berbagai sumber seperti Biro Pusat Statistik (BPS), buku, laporan, jurnal, dan lain-lain.
Contoh dari data primer misalnya sebuah perusahaan mengeluarkan produk makanan baru, maka perusahaan dapat mengumpulkan data dari banyak konsumen secara langsung. Beberapa daya yang bisa diambil misalnya seperti daya beli, rasa, harga dan lain sebagainya.
Keunggulan Data Primer
Secara umum ada beberapa keunggulan data primer jika dibandingkan dengan data sekunder atau data yang lainnya. Di antaranya adalah sebagai berikut:
Akurasi yang lebih tinggi karena data yang diambil aktual dan sesuai dengan fakta yang ada di lapangan
Kustomisasi yang lebih tinggi karena kita yang mengambil datanya, kita bisa langsung mempengaruhi jenis-jenis data tersebut akan seperti apa. Jadi, data yang ada pasti cocok dengan penelitian kita.
Relevansi tinggi karena data diambil secara langsung saat penelitian, data tersebut pasti relevan dengan kondisi lapangan dan dapat menggambarkan dengan baik fenomena yang terjadi.
Demikian adalah pembahasan mengenai pengertian dan contoh data primer dalam sebuah penelitian seperti skripsi atau jurnal. (WWN)
