Pengertian dan Dampak dari Partikularisme

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam menjalani hidup di masyarakat tentunya kalian akan menemukan berbagai dinamika. Apalagi di Indonesia yang memiliki latar belakang masyarakat yang berbeda-beda. Salah satu dinamika yang ada dalam masyarakat adalah partikularisme. Pengertian partikularisme adalah sikap yang lebih mementingkan diri sendiri dibandingkan orang lain. Lalu apa dampaknya? Simak ulasan berikut ini.
Baca juga: 9 Contoh Kata-kata Kecewa untuk Suami yang Pembohong dan Egois
Pengertian Partikularisme Adalah
Mari mulai pembahasan pada artikel ini dengan melihat lebih dulu mengenai pengertian dari partikularisme. Dikutip dari buku Sosiologi Kelas XI karya Mir’atul Farikhah dkk, (Pustaka Rumah C1nta) partikularisme adalah pedoman yang dimiliki seseorang dengan mengedepankan kepentingan pribadi dibandingkan kepentingan umum.
Orang yang menerapkan partikularisme dalam kehidupan sehari-hari maka akan melakukan beberapa hal seperti mementingkan kepentingan pribadi, mobilitas tinggi, selalu berpikir rasional, mengedepankan logika, dan menggunakan segala macam teknologi.
Paham ini muncul dilatarbelakangi oleh berbagai hal yang berhubungan erat dengan aktivitas manusia. Hal yang paling mendasar yang mempengaruhi adalah agama, sosial, budaya, politik, dan lain-lain.
Faktor Penyebab dan Dampak Partikularisme
Ada beberapa faktor yang menyebabkan atau menjadi latar belakang sikap partikularisme ini muncul di masyarakat. Berikut adalah beberapa di antaranya:
Adanya perbedaan kebudayaan atau adat istiadat.
Adanya trauma masa lalu yang berhubungan dengan bentuk interaksinya.
Munculnya anggapan bahwa keyakinan yang ia bahwa tidak akan mampu diterima masyarakat.
Munculnya keinginan untuk mendekatkan diri pada Tuhan.
Adanya keinginan untuk mempertahankan kebudayaan yang ada.
Ketidaksesuaian individu dengan norma yang berlaku.
Dikarenakan partikularisme merupakan sikap yang lebih mengedepankan kepentingan pribadi, ada beberapa dampak negatifnya yaitu:
Tidak memiliki rasa empati karena kepedulian yang telah hilang dalam dirinya. Rasa empati tidak akan muncul dengan sikap yang bodo amat, bahkan mungkin tidak memperhatikan apa yang terjadi di masyarakat. Orang tersebut hanya memperdulikan apa yang terbaik untuk dirinya
Memiliki sifat yang egois karena hanya mementingkan diri sendiri dan berusaha untuk mendapatkan keuntungan untuk dirinya sendiri. Orang yang memiliki sikap ini tidak akan memikirkan dampak yang akan dirasakan oleh orang lain atas tindakannya.
Menimbulkan sikap narsisme karena orang yang memiliki sikap partikularisme sudah tidak peduli dengan orang lain lagi. Sehingga dia akan merasa sangat percaya diri. Bahkan akan semakin tidak peduli dengan lingkungan.
Demikian adalah pembahasan mengenai pengertian dan dampak dari partikularisme dalam masyarakat. (WWN)
