Pengertian dan Fungsi tRNA pada Proses Translasi

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Fungsi tRNA pada proses translasi untuk menerjemahkan kodon. tRNA berperan penting dalam translasi. Proses tersebut ialah tahap sintesis protein yang berasal dari asam amino yang informasinya diatur oleh RNA pembawa pesan. Dalam proses tersebut, kodon atau triplet nukleotida akan diterjemahkan berdasarkan kode genetik menjadi salah satu asam amino. Jadi, tRNA berguna untuk menerjemahkan proses translasi tersebut. tRNA memiliki urutan nukleotida triplet yang spesifik, dan terikat oleh asam amino yang serumpun.
Selama ribosom melakukan proses sintesis protein, tRNA mentransfer asam amino melalui hubungan wilayah antikodonnya dengan kodon pelengkap pada tRNA. Terlepas dari wilayah antikodon yang berbeda, komponen tersebut memiliki struktur yang hampir sama. Hal tersebut memungkinkan mereka untuk bisa masuk ke jejaring pengikatan tRNA yang ada di ribosom. Agar lebih memahami konsep tRNA, simak pengertian dan fungsinya di artikel ini.
Baca juga : (Urutan Tahapan Sintesis Protein dalam Substansi Genetik)
Pengertian dan Fungsi tRNA
Mengutip buku Asam Nukleat Seri Biokimia Pangan Dasar oleh Aung Sumbono (2021), tRNA merupakan anggota keluarga dari asam nukleat yang dinamakan dengan asam ribonukleat. Molekul RNA terdiri atas nukleotida, yang mana termasuk fondasi untuk RNA dan DNA. tRNA termasuk molekul RNA khusus yang memiliki tujuan spesifik, yakni untuk membawa subunit protein ke ribosom, tempat di mana protein dibentuk.
Dalam ilmu biologi, tugas tRNA yaitu untuk membaca pesan yang berasal dari asam nukleat atau nukleotida. Selain itu, komponen ini juga bertugas untuk menerjemahkannya ke dalam asam amino. Dengan begitu, maka proses pembuatan protein yang berasal dari template mRNA disebut dengan translasi.
Lalu, bagaimana cara membaca mRNA? tRNA menerapkan cara yang cukup praktis agar bisa membaca kodon. Setiap kodon individual memiliki kesesuaian dengan asam amino.
Perlu diingat bahwa ada empat nukleotida yang berbeda dalam mRNA. Jika ingin menghitung berapa banyak kodon yang terdapat di dalamnya, kamu akan mendapati jumlah sebanyak 64 buah, yang mana terdapat satu tRNA pada setiap kodon.
Sekarang, kamu sudah tahu apa saja fungsi dari tRNA, bukan? Fungsi tRNA secara umum digunakan untuk menerjemahkan kodon, sehingga bisa diperoleh kumpulan asam amino. Selain itu, tRNA juga dipakai sebagai adaptor antara kodon dan asam amino yang ada pada mRNA selama proses translasi genetik manusia. (DLA)
