Pengertian dan Proses Terjadinya Gerhana Bulan Total

Berita Terkini
Penulis kumparan
Konten dari Pengguna
23 Maret 2023 17:17 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Fenomena gerhana bulan total. Foto: Unsplash/Anand Rathod
zoom-in-whitePerbesar
Fenomena gerhana bulan total. Foto: Unsplash/Anand Rathod
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Kita sering kali melihat bulan yang bercahaya di tengah di tengah malam atau yang disebut dengan gerhana bulan. Gerhana bulan sendiri terdiri dari beberapa jenis, salah satunya adalah gerhana bulan total. Oleh karena itu, dalam ulasan berikut akan menjelaskan tentang pengertian dan proses terjadinya gerhana bulan total.
ADVERTISEMENT

Pengertian dan Proses Terjadinya Gerhana Bulan Total

Ilustrasi terjadinya gerhana bulan total. Foto: Unsplash/Claudio Testa
Bulan merupakan satelit alami yang mengelilingi bumi. Bulan juga memiliki peranan yang sangat penting untuk kehidupan manusia di bumi.
Meskipun bulan dapat memancarkan cahaya di malam hari, kenyataannya bulan tidak memancarkan cahaya sendiri, melainkan menyerap cahaya matahari. Sehingga, cahaya bulan tidak seterang matahari dan juga akan kalah bersinar jika di waktu siang.
Terjadinya gerhana bulan sendiri dikarenakan terhalangnya cahaya matahari. Jika cahaya matahari tidak bisa mencapai bulan, baik secara keseluruhan atau sebagian akibat karena terhalang oleh bumi (dengan kata lain bulan berada dalam bayangan bumi), maka peristiwa itu dinamakan gerhana bulan.
Ketika terjadi gerhana bulan, akan terjadi dua macam bayangan, yakni umbra (bayangan inti) dan penumbra (bayangan tambahan). Jika terdapat sebuah benda berada dalam umbra (misalnya umbra bulan), maka sumber cahaya (dalam hal ini matahari) akan tertutup keseluruhannya oleh benda tersebut. Sedangkan jika kita berada dalam penumbra, sebagian sumber cahaya masih akan terlihat.
ADVERTISEMENT
Gerhana bulan sendiri terbagi menjadi dua macam, yakni gerhana bulan total (sempurna) dan gerhana bulan sebagian.
Ni Nengah Mudari dalam Buku Pendamping Olimpiade Sains Nasional IPA Tingkat Sekolah Dasar, dengan Topik Tata Surya (2021: 29), gerhana bulan total (sempurna) adalah ketika bulan berada pada umbra bumi sehingga bulan tertutup penuh Oleh bayangan bumi. Gerhana bulan total berlangsung selama ±1 jam 40 menit.
Sedangkan gerhana bulan sebagian adalah ketika hanya beberapa bagian bulan masuk ke dalam umbra dan sebagiannya berada di bagian penumbra.

Proses Terjadinya Gerhana Bulan Total

Fenomena gerhana bulan total terjadi saat posisi matahari-bumi-bulan sejajar. Hal ini membuat bulan masuk ke umbra bumi. Dampaknya adalah cahaya matahari tidak sampai ke bulan karena tertutupi bumi. Akibatnya, saat puncak gerhana terjadi, bulan akan terlihat berwarna merah.
ADVERTISEMENT
Nah, sekarang kamu sudah paham tentang pengertian dan proses terjadinya gerhana bulan total bukan? Sekarang, kamu tidak bingung lagi kenapa terjadi gerhana bulan secara total.(MZM)