Konten dari Pengguna

Pengertian dan Tujuan Redistribusi Pendapatan

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Apa yang Dimaksud Dengan Redistribusi Pendapatan. (Foto: Towfiqu Barbhuiya | Unsplash.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Apa yang Dimaksud Dengan Redistribusi Pendapatan. (Foto: Towfiqu Barbhuiya | Unsplash.com)

Apa yang dimaksud dengan redistribusi pendapatan? Saat ini, masalah ketimpangan sosial menjadi perhatian dari berbagai kalangan, salah satunya pemerinta. Pemerintah memiliki upaya untuk mengatasi ketimpangan sosial.

Masalah ketimpangan sosial diatasi dengan berbagai kebijakan, contohnya adalah dengan redistribusi pendapatan. Apa yang disebut redistribusi pendapatan? Apa saja tujuannya? Pembahasan mengenai redistribusi pendapatan akan dibahas dalam artikel berikut ini. Simak terus ya!

Baca juga: Rumus Keseimbangan Pendapatan Nasional dan Manfaatnya

Apa yang Dimaksud Dengan Redistribusi Pendapatan?

Ilustrasi Apa yang Dimaksud Dengan Redistribusi Pendapatan. (Foto: Jordan Rowland | Unsplash.com)

Sebelum membahas lebih jauh, apakah kamu tahu apa yang dimaksud dengan redistribusi pendapatan? Mengutip buku dengan judul Buku Siswa Ilmu Pengetahuan Sosial SMP?MTs Kelas 8 karya Nurhayati (2021 : 206), redistribusi pendapatan adalah pendistribusian kembali pendapatan masyarakat kelompok kaya kepada masyarakat kelompok miskin, baik berasal dari pajak maupun pungutan-pungutan lain.

Redistribusi pendapatan ini tercantum dalam APBN atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. Pemerintah juga diwajibkan untuk melakukan distribusi pendapatan nasional. Fungsi atau tujuan utama dari redistribusi adalah memperluas dan memeratakan kesejahteraan masyarakat di Indonesia.

Redistribusi pendapatan ini dilakukan dengan mengumpulkan dana dari masyarakat dan akan didistribusikan secara merata. Dengan cara seperti ini, setiap masyarakat dapat memperoleh standar hidup yang minimal.

Redistribusi pendapatan berbentuk pajak. Sehingga pajak yang disumbangkan oleh masyarakat tidak akan sia-sia dan dapat menjadi investasi sosial dalam jangka yang panjang. Apa saja bentuk distribusi pendapatan? Bentuk redistribusi pendapatan terbagi menjadi dua, berikut penjelasannya.

1. Redistribusi Pendapatan Vertikal

Bentuk redistribusi vertikal merujuk pada penyaluran sejumlah uang dari golongan yang mampu, ke golongan yang kurang mampu atau masyarakat miskin. Contoh redistribusi pendapatan berikut ini.

  1. Pajak

  2. Corporate Social Responsibility (CSR)

  3. Subsidi

  4. Kredit atau pinjaman lunak

2. Redistribusi Pendapatan Horizontal

Redistribusi pendapatan horizontal sangat berbeda dengan bentuk vertikal. Bentuk horizontal merujuk pada penyaluran uang antar kelompok atau pribadi. Berbeda dengan bentuk vertikal, padan bentuk horizontal, distribusi pendapatan dalam ruang lingkup yang kecil.

Contoh redistribusi pendapatan horizontal adalah suatu komunitas peduli pendidikan yang mendapatkan dana dari masyarakat. Dana yang terkumpul akan disumbangkan kepada anak-anak yang putus sekolah untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Nah, itulah pengertian dan tujuan redistribusi pendapatan. Adanya redistribusi pendapatan dapat membantu masyarakat dari golongan tidak mampu untuk mendapatkan kehidupan yang lebih layak. (FAR)