Pengertian dari Sifat Kuratif dan Jenis Pengendalian Sosial Lainnya

Konten dari Pengguna
25 November 2022 21:52
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi Pengertian dari Sifat Kuratif dan Jenis Pengendalian Sosial Lainnya (Foto: Sofatutor | Unsplash.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pengertian dari Sifat Kuratif dan Jenis Pengendalian Sosial Lainnya (Foto: Sofatutor | Unsplash.com)
ADVERTISEMENT
Manusia hidup berdampingan dengan manusia lainnya dalam lingkungan masyarakat. Agar bisa hidup dengan nyaman dan damai, dibutuhkan pengendalian sosial. Berdasarkan sifatnya, pengendalian sosial dibagi menjadi preventif, kuratif dan gabungan. Apa pengertian dari sifat kuratif?
ADVERTISEMENT
Selain yang sudah disebutkan, masih ada jenis pengendalian sosial lainnya. Berikut ini pengertian, jenis dan tujuan pengendalian sosial yang menarik untuk diulas dan dipahami.

Pengertian Pengendalian Sosial

Ilustrasi Pengertian Pengendalian Sosial (Foto: Chris Barbalis | Unsplash.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pengertian Pengendalian Sosial (Foto: Chris Barbalis | Unsplash.com)
Dikutip dari buku Sosiologi karya Dhohiri (2007), pengendalian sosial dapat didefinisikan sebagai teknik-teknik atau metode-metode yang digunakan untuk mendorong seseorang agar berperilaku selaras dengan kehendak kelompok atau masyarakat luas tertentu.
Sedangkan pengendalian sosial menurut Roucek adalah suatu istilah kolektif yang mengacu pada proses terencana ataupun tidak yang mengajarkan, membujuk, atau memaksa individu untuk menyesuaikan diri dengan kebiasaan-kebiasaan dan nilai-nilai kehidupan kelompok.

Jenis Pengendalian Sosial

Berikut ini pengendalian sosial berdasarkan sifatnya:
  • Pengendalian sosial preventif. Pada pengendalian sosial yang bersifat preventif, usaha dilakukan sebelum terjadinya pelanggaran. Tujuannya adalah untuk mencegah terjadinya pelanggaran. Contohnya adalah memberi nasihat kepada anak untuk tidak mengebut dengan motor di jalan raya. Baca Juga: 4 Contoh Tindakan Pengendalian Sosial Preventif di Lingkungan Masyarakat
ADVERTISEMENT
  • Pengendalian sosial kuratif. Pengendalian sosial ini dilakukan apabila telah terjadi pelanggaran dan diupayakan untuk memulihkan keadaan seperti semula. Contohnya adalah seseorang yang ingkar janji untuk membayar hutang, lalu diadukan ke pengadilan dan dijatuhi hukuman untuk membayar hutang serta dendanya.
  • Pengendalian sosial gabungan. Pengendalian sosial gabungan merupakan gabungan antara sifat preventif dan kuratif. Tujuannya adalah untuk mencegah terjadinya penyimpangan (preventif) sekaligus memulihkan keadaan jika sudah terjadi penyimpangan (kuratif). Contohnya adalah piket di sekolah untuk mengawasi dan mencegah siswa bolos.

Tujuan Pengendalian Sosial

Masyarakat berupaya untuk melakukan pengendalian sosial dengan tujuan sebagai berikut:
  • Mengurangi perilaku penyimpangan sosial yang mungkin dilakukan oleh seseorang. Caranya adalah dengan menanamkan nilai dan norma, sehingga seseorang tersebut akan mengerti untuk tidak melakukan hal-hal yang bisa merugikan diri sendiri dan orang lain.
  • Menciptakan ketentraman dalam hidup berdampingan di lingkungan masyarakat.
  • Membuat pelaku penyimpangan sosial menyadari kesalahannya dan mematuhi nilai dan norma yang berlaku di masyarakat.
ADVERTISEMENT
Sekian penjelasan tentang pengertian sifat kuratif serta pengertian, jenis dan tujuan pengendalian sosial. Pengendalian sosial perlu untuk dipahami dan dijalankan agar kehidupan bermasyarakat bisa berjalan dengan damai, nyaman dan aman. (KRIS)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·