Pengertian Hak Oktroi VOC dan Contohnya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

VOC merupakan perusahaan dagang yang didirikan oleh Belanda yang kemudian menjelma menjadi perusahaan dagang raksasa. Bahkan Kerajaan Belanda memberikan hak oktroi untuk VOC. Coba tuliskan beberapa hak oktroi VOC dan berikan contohnya!
Agar bisa menjawab pertanyaan tersebut, maka hal pertama yang harus diketahui adalah pengertian dari hak oktroi itu sendiri. Hak inilah yang mendukung VOC bisa berkembang dengan pesat pada masa penjajahan Belanda di Indonesia.
Pengertian tentang Hak Oktroi VOC dan Contohnya
Dalam buku Sejarah untuk Kelas 2 SMA, M. Habib Mustopo, (2005) dijelaskan bahwa pengertian hak oktroi merupakan salah satu hak yang didapatkan oleh VOC ketika bangsa Belanda menguasai Indonesia.
Kepanjangan dari VOC sendiri adalah Vereenigde Oost-Indische Compagnie. VOC menjadi perusahaan dagang Belanda yang didirikan pada tahun 1602 untuk menguasai perdagangan di Asia, khususnya di Nusantara.
VOC merupakan perusahaan pertama yang mengeluarkan saham dan memiliki organisasi yang terstruktur dengan baik. VOC juga mendapatkan dukungan dari pemerintah Belanda berupa hak-hak istimewa atau dikenal dengan hak oktroi.
Seperti sudah disinggung di awal bahwa hak oktroi adalah hak eksklusif untuk menjual produk atau mengeksploitasi teknologi atau komoditas tertentu. Hak ini dapat digunakan oleh pemegangnya sebagai monopoli atas pasar atau wilayah tertentu.
Pemberian hak oktroi oleh Kerajaan Belanda kepada VOC membuatnya sangat leluasa dalam mengeksploitasi sumber daya yang ada di Indonesia. Baik sumber daya alam maupun sumber daya manusianya.
Bahkan VOC memiliki hak untuk mengatur siapa saja yang berdagang di Indonesia. Ketika ada pihak yang dirasa merugikan bisa saja VOC langsung mengeluarkan larangan untuk pihak tersebut.
Ada banyak contoh penerapan hak oktroi yang dijalankan oleh VOC selama menguasai perdagangan di Indonesia. Misalnya pada tahun 1619, VOC mendirikan Batavia sebagai pusat pemerintahan dan perdagangan di Nusantara.
Kemudian pada tahun 1641, VOC merebut Malaka dari tangan Portugis. Malaka merupakan pelabuhan strategis yang menghubungkan perdagangan antara India, Cina, dan Nusantara. Dengan menguasai Malaka, VOC dapat mengendalikan jalur perdagangan di Selat Malaka.
Selain dua kebijakan tersebut, masih ada beberapa kebijakan lain yang dilakukan oleh VOC demi menguasai perdagangan di nusantara. Hak oktroi sendiri diberikan karena Kerajaan Belanda tidak ingin ada persaingan sesama perusahaan Belanda.
Baca juga: Mengapa Makin Luas Wilayah VOC Berakibat Kemunduran VOC Itu Sendiri?
Demikian pembahasan mengenai pertanyaan tuliskan beberapa hak oktroi VOC dan berikan contohnya. Semoga artikel ini dapat membuka wawasan dan membuat pembaca tidak bingung mengenai pengertian hak oktroi. (WWN)
