Pengertian Hujan Asam, Penyebab, dan Dampaknya pada Bumi

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hujan asam adalah air hujan yang bersifat sangat asam dan memiliki kandungan zat berbahaya. Kehadiran hujan asam dapat merusak bumi dan makhluk hidup di dalamnya.
Ada banyak hal yang menjadi penyebab terjadinya fenoma hujan asam. Penyebab utamanya adalah adanya reaksi kimia yang dimulai ketika senyawa seperti sulfur dioksida dan nitrogen oksida dilepaskan ke udara.
Mengenal Hujan Asam yang Berbahaya bagi Bumi
Dikutip dari buku Bahaya Bahan Kimia pada Kesehatan Manusia karya Palupi Widyastuti (2002:118) hujan asam adalah hujan yang memiliki tingkat keasaman (pH) dibawah pH normal hujan pada umumnya.
Jika hujan biasa memiliki pH 5,6, maka pH hujan asam di bawah angka tersebut. Tingkat keasaman atau pH yang lebih rendah ini diakibatkan oleh zat penyebab hujan asam.
Penyebab Hujan Asam
Secara teori, hujan asam disebabkan oleh belerang (sulfur) serta nitrogen di udara yang bereaksi dengan oksigen. Pada akhirnya kedua zat tersebut membentuk sulfur dioksida dan nitrogen oksida yang mengakibatkan hujan asam.
Dalam kehidupan sehari-hari, terjadinya proses kimia tersebut bisa disebabkan oleh semburan gunung api, proses biologis yang terjadi di bumi, pembangkit tenaga listrik, pabrik, kendaraan bermotor, dan lain-lain.
Gas yang dihasilkan oleh aktivitas tersebut akan terbawa angin hingga ratusan kilometer di atmosfer. Kemudian gas tersebut akan berubah menjadi asam dan terdeposit ke dalam tanah.
Dampak Hujan Asam dalam Kehidupan
Hujan asam merupakan salah satu masalah lingkungan yang membawa dampak negatif. Hal ini karena sifat korosifnya yang memiliki daya rusak tinggi. Berikut ini beberapa dampak dari hujan asam yang bisa dirasakan.
Menurunkan Kualitas Udara
Dampak pertama yang dirasakan dari hujan asam adalah penurunkan kualitas udara. Hujan asam mengandung NOx dan SO2 yang menjadi polutan utama di lingkungan.
Saat keduanya bereaksi dengan oksigen maka akan membentuk senyawa lain yang berakibat menurunkan kualitas udara. Hal ini lambat laun akan berdampak buruk pada kesehatan manusia.
Merusak Tanaman dan Menyapu Kandungan Nutrisi Tanah
Hujan asam mampu membuat tanaman di bumi mati. Hal ini karena hujan asam bisa melepaskan gas alumunium yang merusak tanaman. Selain itu, hujan asam juga akan menghilangkan nutrisi dan mineral baik yang ada di tanah.
Menganggu Ekosistem Perairan
Hujan asam dapat mengasamkan air permukaan, seperti sungai dan danau, yang berdampak negatif pada ekosistem perairan. Ini dapat mengurangi keberagaman spesies, merusak habitat, dan mempengaruhi kesehatan ikan dan organisme air lainnya.
Merusak Bangunan dan Infrastruktur
Hujan asam bersifat korosif yang membuat besi besi mudah berkarat. Selain itu membuat batu kapur dan logam mudah lapuk. Oleh karena itu fenomena hujan asam dapat menyebabkan kerusakan struktural.
Baca juga: Penyebab Hujan Asam dan Akibatnya
Fenomena hujan asam memberikan banyak dampak buruk pada bumi. Tidak hanya untuk manusia, dampaknya pun tidak bagus flora, fauna, hingga bangunan yang ada. (SASH)
