Pengertian, Hukum Bacaan, dan Contoh Mad Jaiz Munfashil

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Membaca Al-Quran dengan baik dan benar adalah kewajiban bagi umat Islam. Dalam ilmu tajwid, ada banyak yang harus dipelajari, seperti mad jaiz munfashil. Ketentuan yang benar untuk hukum bacaan mad jaiz munfashil adalah dengan memanjangkan suara.
Hukum bacaan Al-Quran wajib dipelajari agar kitab suci ini bisa dibaca dengan benar dan maknanya bisa dipahami. Agar lebih mudah memahaminya, pelajari juga beberapa contohnya.
Pengertian Mad Jaiz Munfashil
Apa yang dimaksud dengan mad jaiz munfashil? Mengutip dari Juz 'Amma dan Tajwidnya untuk Semua Usia, Rusdianto (2016:113), jaiz berarti boleh dipanjangkan lebih dari 2 ketukan. Sedangkan, arti munfashil adalah terpisah (antara huruf mad dan hamzah).
Mad jaiz munfashil diartikan sebagai memanjangkan bacaan mad thabi’i selama 5 ketukan karena mad thabi’i bertemu hamzah yang tidak dalam satu kata. Jadi, ketika ada mad thabi’i pada akhir kata dan ada hamzah di kata selanjutnya namun tidak ada pemisah, maka menjadi mad jaiz munfashil.
Ketentuan yang Benar untuk Hukum Bacaan Mad Jaiz Munfashil dan Contohnya
Ketentuan yang benar untuk hukum bacaan mad jaiz munfashil adalah dengan memanjangkan suara. Mad jaiz munfashil merupakan cabang dari mad thabi'i yang cara membacanya berubah karena bertemu dengan huruf hamzah atau huruf mati (sukun) di kata yang ada selanjutnya.
Mad jaiz munfashil dibaca dengan memanjangkan dua setengah alif atau sepanjang lima harakat. Agar lebih mudah dipahami, berikut beberapa contohnya.
1. QS Al-Quraisy Ayat 4
الَّذِي أَطْعَمَهُمْ
Mad thabi'i bertemu huruf hamzah dengan harakat fathah dalam dua kata yang terpisah.
2. QS Al-Baqarah Ayat 12
اَلَآ اِنَّهُمْ
Mad thabi'i bertemu huruf hamzah dengan harakat kasrah dalam dua kata yang terpisah.
3. QS At-Tahrim Ayat 6
قُوْٓا اَنْفُسَكُمْ
Mad thabi'i bertemu huruf hamzah dengan harakat fathah dalam dua kata yang terpisah.
4. QS Al-Bayyinah Ayat 8
فِيهَا أَبَدًا ۖ
Mad thabi'i bertemu hamzah dengan harakat fathah pada dua kata yang terpisah.
5. QS Al-Kafirun Ayat 2
لَآ أَعْبُدُ
Mad thabi'i bertemu dengan huruf hamzah berharakat fathah pada dua kata yang terpisah.
6. QS Al-Kautsar Ayat 1
إِنَّآ أَعْطَيْنَٰكَ
Mad thabi'i bertemu huruf hamzah berharakat fathah dalam dua kata yang terpisah.
7. QS Al-Fajr Ayat 27
ٱرْجِعِىٓ إِلَىٰ
Mad thabi'i bertemu dengan hamzah berharakat kasrah pada dua kata yang terpisah.
Baca juga: Hukum Tajwid Surat Al-A'la Lengkap dengan Cara Membacanya
Ketentuan yang benar untuk hukum bacaan mad jaiz munfashil adalah dengan memanjangkan suara. Pelajari juga contohnya agar materi ini lebih mudah dikuasai. (KRIS)
