Pengertian Interpretasi dan Jenis-jenisnya dalam KBBI

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Menurut KBBI, interpretasi adalah pemberian kesan, pendapat, atau pandangan teoretis terhadap sesuatu. Dalam praktiknya, interpretasi merupakan kegiatan layaknya perantara atau mediator antara dua pihak.
Interpretasi digunakan dalam ruang lingkup yang luas, antara lain bidang jurnalistik, bahasa, budaya, hukum, agama dan sebagainya. Orang yang melakukan interpretasi atau interpreter harus berhati-hati agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di antara pihak-pihak yang bersangkutan. Mereka tidak hanya menerjemahkan, tapi juga memberikan pemahaman terhadap konteks sebuah informasi.
Baca juga: Interpretasi: Pengertian, Jenis dan Tujuannya
Pengertian Interpretasi dalam KBBI
Singkat kata, interpretasi adalah menafsirkan. Seseorang yang menafsirkan sesuatu itu berarti membuat suatu informasi yang tidak dipahami menjadi bisa dimengerti. Maka seseorang tersebut harus memiliki landasan teori yang mumpuni dan memahami konteks atas informasi yang ditafsirkannya itu.
Kegiatan interpretasi di bidang hukum dan agama memiliki resiko yang sangat besar. Agar tafsiran tersebut bisa diterima dengan baik, interpreter juga harus memahami kepada siapa mereka bicara.
Dengan demikian ada 3 hal yang harus diperhatikan dalam interpretasi, yaitu:
Teks, contohnya buku terjemahan, kebijakan publik, undang-undang, press release dan sebagainya.
Konteks, yaitu segala sesuatu yang melatarbelakangi keberadaan teks tersebut.
Pihak yang berkepentingan, yaitu pembaca, penonton, hadirin, orang yang terlibat masalah hukum, dan sebagainya.
Ketika ada peristiwa penting, seringkali muncul pendapat yang sangat beragam di media sosial. Kadang pendapat-pendapat tersebut disertai teori yang tidak jelas asalnya, kadang malah tanpa teori sama sekali. Pendapat tersebut tidak bisa dikatakan sebagai interpretasi.
Jenis-jenis Interpretasi
Buku Consecutive Interpreting (2021) yang ditulis oleh Bambang Panca Syahputra dan kawan-kawan menyebutkan beberapa jenis interpretasi yang ada di masyarakat, antara lain:
Conference interpreting, yaitu interpretasi yang dilakukan secara berurutan atau setelah narasumber selesai berbicara dalam suatu konperensi.
Community interpreting, yaitu layanan untuk memfasilitasi pihak yang berkepentingan dengan masyarakat terdampak.
Court interpreting, yaitu interpretasi yang dilakukan di pengadilan atau di kantor-kantor layanan hukum agar dipahami pihak-pihak yang berperkara.
Liaison interpreting, yaitu interpretasi yang dilakukan oleh pendamping delegasi suatu organisasi atau negara. Contohnya interpreter presiden.
Medical interpreting, yaitu interpretasi yang dilakukan atas informasi medis dari tim dokter kepada pasien atau keluarga pasien tentang pilihan tindakan dan resiko medis yang harus dihadapi.
Interpretasi adalah mengeluarkan pendapat dengan bertanggung jawab. Interpretasi bisa saja diterima atau tidak diterima oleh pihak-pihak yang bersangkutan karena ada berbagai hal yang bisa mempengaruhi penerimaan pihak-pihak tersebut. Namun, yang utama adalah interpretasi tersebut harus berdasarkan teori yang diakui dan konteks yang faktual. (LUS)
