Pengertian, Isi, dan Contoh Surat Pernyataan Cerai yang Benar

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sebagian orang belum memahami bahwa contoh surat pernyataan cerai sebenarnya tidak sama dengan surat cerai yang resmi dikeluarkan oleh Pengadilan Agama (PA).
Surat pernyataan cerai adalah sebuah surat pernyataan yang dibuat oleh seorang istri yang mengajukan gugatan pada suami. Menurut buku Panduan Lengkap Membuat Surat-surat Kuasa, Frans Satriyo Wicaksono, 2009, isi dari surat ini berupa pernyataan bahwa kedua belah pihak telah sepakat untuk memutuskan berpisah atau bercerai.
Proses perceraian memang dapat diwakilkan oleh kuasa hukum atau pengacara yang telah ditunjuk. Hanya saja, surat pernyataan cerai ini tetap wajib dibuat oleh pihak yang terlibat yaitu istri. Jika ingin melayangkan cerai maka seseorang harus membuat surat pengajuan terlebih dahulu.
Isi Contoh Surat Pernyataan Cerai
Contoh surat pernyataan cerai ini sangat penting karena ada isi dengan poin-poin penting di dalamnya.
Isi dari surat pernyataan cerai, antara lain:
Nama Surat: bagian pertama adalah nama surat pernyataan.
Identitas Pihak Pertama: pihak yang meminta berpisah/cerai. Pada bagian ini menyebutkan identitas diri secara jelas pihak pertama.
Identitas Pihak Kedua: pihak yang memberi cerai, sehingga identitas pemberi cerai harus jelas.
Isi Surat Pernyataan Cerai: berisi tentang pernyataan bahwa kedua pihak sepakat untuk bercerai.
Penutup: bagian penutup bisa berisi pernyataan lainnya.
Saksi–Saksi: mencantumkan beberapa orang saksi dalam proses perceraian.
Materai: bubuhkan tanda tangan dan meterai dalam surat pernyataan cerai tersebut.
Contoh Surat Pernyataan Cerai
SURAT PERNYATAAN CERAI
Yang bertanda tangan di bawah ini menerangkan dengan sesungguhnya bahwa:
Pihak I
Nama:___
Umur:____
Agama:____
Pekerjaan:___
Alamat:____
Dalam hal ini disebut Pihak I yang meminta cerai.
Pihak II
Nama:_____
Umur:_____
Agama:_____
Pekerjaan: ____
Alamat:______
Dalam hal ini disebut Pihak II yang memberi cerai.
Pada hari ini____, kami menyatakan yang sebenar-benarnya, di hadapan para saksi-saksi bahwa kami telah bersepakat untuk berpisah dalam menjalani hidup berumah tangga, berdasarkan kemauan kami berdua tanpa ada unsur pemaksaan dari pihak mana pun.
Demikian surat pernyataan ini kami buat dengan sebenar-benarnya secara sadar dan dalam keadaan sehat jasmani maupun rohani.
____, ______
Pihak I Pihak II
______ ______
Saksi-saksi:
_______
_______
_______
Dengan adanya contoh surat pernyataan cerai seperti ini, maka proses gugatan cerai sudah bisa mulai dilangsungkan di Pengadilan Agama. (DNR)
