Konten dari Pengguna

Pengertian Kelenturan dan Ciri-cirinya dalam Pembelajaran Olahraga

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Jelaskan Apa yang Dimaksud dengan Kelenturan Tubuh Manusia? (Sumber: Pexels)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Jelaskan Apa yang Dimaksud dengan Kelenturan Tubuh Manusia? (Sumber: Pexels)

Jelaskan apa yang dimaksud dengan kelenturan dalam pembelajaran olahraga! Kelenturan dapat dijelaskan sebagai salah satu komponen kondisi fisik penting yang harus diperhatikan dalam aktivitas berolahraga.

Kelenturan sering didefinisikan sebagai kemampuan seseorang untuk menggerakan tubuh dan bagian-bagian tubuh dalam satu ruang gerak yang seluas mungkin, tanpa mengalami dan menimbulkan cedera pada persendian dan otot di sekitar persendian. Terdapat faktor-faktor yang memengaruhi kelenturan, yaitu keturunan, latihan, pemanasan, dan temperatur.

Jelaskan Apa yang Dimaksud dengan Kelenturan Tubuh Manusia?

Ilustrasi Jelaskan Apa yang Dimaksud dengan Kelenturan Tubuh Manusia? (Sumber: Pexels)

Kelenturan tubuh manusia dapat dikembangkan dengan latihan kelenturan itu sendiri. Dikutip dari buku Siswa Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan SMP/MTs Kelas 7, Paiman (2021: 219), latihan kelenturan adalah kemampuan memanjangkan otot atau memperluas gerak sendi.

Latihan kelenturan ini ditandai dengan semakin panjang otot yang diukur dan sendi juga semakin jauh membuka atau menekuk. Terdapat dua jenis kelenturan, yaitu statis dan dinamis. Kelenturan statis adalah kelenturan yang dilakukan sekali tarik, sedangkan kelenturan dinamis adalah kelenturan akibat gerak yang diulang-ulang.

Berikut adalah beberapa contoh latihan kelenturan dalam pembelajaran olahraga.

1. Kelenturan Statis

  • Duduk telunjur cium lutut

  • Tidur terlentang angkat perut membentuk jembatan (sikap kayang)

  • Duduk kaki kiri dan kanan lurus ke samping hingga pantat menyentuh lantai (split)

2. Kelenturan Dinamis

  • Liuk badan ke kiri dan ke kanan berulang-ulang

  • Berdiri tegak dengan membuka kaki selebar bahu, kemudian kedua tangan direntangkan ke samping

  • Berdiri tegak kaki rapat dengan kedua tangan lurus di atas kepala, kedua lengan digerakan ke bawah dengan poros pinggul menyentuh lantai

Berdasarkan contoh-contoh latihan kelenturan yang sudah dijelaskan, kelenturan memiliki beberapa ciri-ciri, yaitu:

  1. Gerakan meregang persendian

  2. Gerakan mengukur otot hingga batas dan dalam jangka waktu tertentu

  3. Menggerakan sendi sesuai dengan sifat dan bentuk dari gerakan persendian

  4. Bentuk gerakan seperti mengayun, memutar, dan menggerakan anggota tubuh lainnya

Kelenturan juga memiliki tes sebagai alat pengumpul data terhadap ruang gerak sendi yang seluas mungkin. Biasanya, tes kelenturan hanya yang bersifat statis atau diam saja. Adapun manfaat maupun efeknya merupakan gerakan-gerakan dinamis yang luwes dan leluasa dalam setiap kegiatan berolahraga.

Baca juga: 4 Cara Melakukan Kelenturan Otot Kaki

Tes pengukuran kelenturan dapat diperoleh melalui tes duduk dan menjangkau, tes flexi trunk, tes kelenturan statis bahu dan pergelangan tangan, tes split depan, serta tes split samping. Semoga jawaban dari pertanyaan terkait jelaskan apa yang dimaksud dengan kelenturan tubuh di atas bermanfaat! (CHL)