Pengertian Kemiskinan Struktural Lengkap dengan Ciri dan Faktor Penyebabnya

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kemiskinan adalah salah satu masalah sosial yang dihadapi oleh banyak negara. Sangat sulit untuk mengurangi angka kemiskinan yang ada. Indonesia juga tidak luput dari masalah kemiskinan, termasuk juga kemiskinan struktural yang sudah lama ada di negara ini. Apa pengertian kemiskinan struktural? Apa saja ciri dan faktor penyebab kemiskinan struktural? Simak jawabannya dalam artikel ini.
Pengertian Kemiskinan Struktural
Dikutip dari Pasti Bisa Sosiologi untuk SMA/MA Kelas XI oleh Tim Ganesha Operation (2017), pengertian kemiskinan struktural adalah kemiskinan yang terjadi karena struktur sosial yang ada membuat anggota atau kelompok masyarakat tidak menguasai sarana ekonomi dan fasilitas-fasilitas secara merata. Maksudnya adalah sebagian anggota masyarakat tetap miskin, walaupun sebenarnya total produksi yang dihasilkan oleh masyarakat tersebut jika dibagi rata dapat membebaskan semua anggota masyarakat dari kemiskinan.
Kemiskinan struktural sering terjadi di Indonesia. Indonesia kaya akan hasil alam, namun yang menikmati hasil alam tersebut bukan warga sekitar. Hanya kalangan tertentu saja yang menikmati hasil alam Indonesia.
Ciri Kemiskinan Struktural
Ciri kemiskinan struktural adalah sebagai berikut:
Tidak adanya mobilitas sosial vertikal
Muncul ketergantungan yang kuat dari pihak yang miskin terhadap kelas ekonomi sosial di atasnya
Faktor Penyebab Kemiskinan Struktural
Berikut ini beberapa faktor penyebab kemiskinan struktural:
Ada pihak yang memonopoli sumber daya alam. Hal inilah yang menyebabkan masyarakat tidak bisa menikmati hasil kekayaan sumber daya alam yang seharusnya bisa mereka dapatkan.
Kualitas pendidikan yang kurang. Masyarakat tidak mendapatkan pendidikan yang layak karena tidak adanya fasilitas dan tidak mampu untuk membayar biaya pendidikan. Biasanya terjadi jika sekolah yang ada jaraknya jauh sekali dari rumah. Karena itu masyarakat lebih memilih untuk bekerja saja daripada sekolah. Mereka berpendapat lebih baik mencari uang daripada bersekolah. Padahal dengan mendapatkan pendidikan yang layak maka mereka akan memiliki kemampuan yang lebih baik.
Perbedaan struktur sosial. Faktor selanjutnya adalah perbedaan struktur sosial yang terlalu jauh antara yang kaya dan miskin. Masyarakat pada suatu daerah tidak bisa menguasai apa yang mereka miliki karena tidak punya kekuatan.
Contoh Kemiskinan Struktural
Negara yang menjadi miskin karena tidak bisa membayar hutang luar negeri.
Suatu daerah memiliki sumber daya alam yang melimpah, namun masyarakat setempat tidak bisa menikmati hasilnya.
Petani yang lahannya dikuasai oleh pihak lain.
Masyarakat setempat tidak mendapat pekerjaan dari sumber daya alam di wilayahnya karena pekerja asing atau luar daerah yang didahulukan.
Sekian penjelasan tentang pengertian kemiskinan struktural, ciri, dan faktor penyebabnya. (KRIS)
