Konten dari Pengguna

Pengertian Lisensi Domain Publik, Cara Penggunaan, dan Contohnya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi jelaskan yang dimaksud dengan lisensi domain publik. Sumber: Unsplash/Ismagilov
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi jelaskan yang dimaksud dengan lisensi domain publik. Sumber: Unsplash/Ismagilov

Dalam industri kreatif dan dunia pengkaryaan ada istilah lisensi domain publik. Jelaskan yang dimaksud dengan lisensi domain publik!

Setiap hasil karya cipta atau konten dilindungi oleh hak cipta dan hak kekayaan intelektual lainnya. Namun, ada juga karya yang sudah menjadi milik publik sehingga bisa digunakan dengan bebas tanpa perlu izin atau memberikan kompensasi pada pemilik hak cipta.

Jelaskan yang Dimaksud dengan Lisensi Domain Publik!

Ilustrasi jelaskan yang dimaksud dengan lisensi domain publik. Sumber: Usnplash/Domenico Loia

Apabila diminta untuk jelaskan yang dimaksud dengan lisensi domain publik, jawaban sederhananya adalah karya yang hak penggunaannya sudah menjadi milik publik atau masyarakat umum. Karya dengan lisensi domain publik bisa digunakan dengan bebas.

Lisensi domain publik adalah instrumen hukum yang secara resmi menetapkan bahwa suatu karya atau informasi berada di bawah domain publik. Lisensi ini memberikan penegasan hukum yang mengizinkan penggunaan, penggandaan, pengeditan, dan distribusi karya tersebut oleh siapa saja tanpa batasan hukum.

Disarikan dari artikel berjudul Welcome to the Public Domain yang bisa dibaca pada https://fairuse.stanford.edu, ada beberapa hal yang membuat sebuah karya menjadi milik publik.

  1. Hak cipta karya telah kedaluwarsa karena sang pencipta sudah meninggal selama kurun waktu tertentu yang ditentukan oleh undang-undang tiap negara.

  2. Pemilik hak cipta karya tidak lagi melakukan prosedur untuk memperbarui hak ciptanya.

  3. Pemilik hak cipta karya secara sadar dan sengaja mendedikasikan karyanya menjadi domain publik. Hal ini berarti pemilik hak cipta tersebut tidak memiliki hak eksklusif atas karyanya.

  4. Tipe karya tidak memenuhi syarat untuk dilindungi oleh undang-undang hak cipta, misalnya judul, nama, kalimat pendek, slogan, ide, dan karya yang belum mewujud.

Cara Penggunaan dan Contohnya

Ilustrasi jelaskan yang dimaksud dengan lisensi domian publik. sumber: Unslash/John Schnobrich

Saat ini ada banyak wesite dengan konten lisensi domain publik. Sebagian besar berupa karya foto, video, hingga suara. Berikut ini beberapa contoh situsnya.

1. Unsplash

Unsplash adalah platform berbagi foto yang menyediakan koleksi gambar berkualitas tinggi di bawah lisensi Creative Commons Zero (CC0). Siapa saja bisa menggunakanfoto-foto Unsplash dengan gratis.

2. Project Gutenberg

Website ini menyediakan akses gratis ke ribuan buku yang telah berada dalam domain publik. Setiap tahun koleksi buku yang ada di Project Gutenberg terus berkembang sehingga situs ini menjadi salah satu sumber terkemuka untuk karya sastra klasik dan referensi akademis.

3. Wikimedia Commons

Wikimedia Commons adalah repositori media yang berisi jutaan gambar, suara, dan video yang dapat digunakan secara bebas.

4. Library of Congress Digital Collections

Library of Congress Digital Collections adalah sumber daya digital yang dikelola oleh Perpustakaan Kongres Amerika Serikat. Situs ini menyediakan akses ke berbagai jenis konten, termasuk peta, foto, dan dokumen sejarah yang berada dalam domain publik.

5. NASA Image and Video Library

NASA Image and Video Library adalah repositori resmi dari NASA yang menyediakan akses ke ribuan gambar dan video berkualitas tinggi yang berkaitan dengan misi antariksa, penelitian ilmiah, dan eksplorasi luar angkasa.

Baca juga: Istilah Hak atas Kekayaan Intelektual dalam Bahasa Inggris

Pemaparan di atas telah menjawab dengan gamblang pertanyaan jelaskan yang dimaksud dengan lisensi domain publik. Semoga bermanfaat. (SASH)