Konten dari Pengguna

Pengertian Makanan Khas Daerah yang Dimodifikasi

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi untuk jelaskan pengertian makanan khas daerah yang dimodifikasi. Sumber: pexels.com/Bam Awe
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi untuk jelaskan pengertian makanan khas daerah yang dimodifikasi. Sumber: pexels.com/Bam Awe

Jelaskan pengertian makanan khas daerah yang dimodifikasi! Makanan daerah yang dimodifikasi adalah makanan daerah yang diolah secara modern tetapi karakter khasnya tidak dihilangkan. Makanan tersebut masih mempertahankan rasa dan bentuk aslinya.

Macam-macam makanan khas daerah adalah suatu bentuk keberagaman di bidang kuliner. Makanan khas daerah yang dimodifikasi mudah ditemukan sebagai oleh-oleh dari suatu daerah.

Jelaskan Pengertian Makanan Khas Daerah yang Dimodifikasi!

Ilustrasi untuk jelaskan pengertian makanan khas daerah yang dimodifikasi. Sumber: pexels.com/Thu Huynh

Jelaskan pengertian makanan khas daerah yang dimodifikasi! Menurut buku Perencanaan Usaha Pengolahan Makanan Khas Daerah yang Dimodifikasi dari Bahan Pangan Nabati dan Hewani Prakarya dan Kewirausahaan Kelas XII oleh Rossa Vini Anggalia, S.P., M.M. (2020: 8), makanan khas daerah yang dimodifikasi adalah makanan yang diubah atau diolah bentuknya menjadi lebih menarik tanpa menghilangkan rasa aslinya.

Makanan khas daerah berasal dari berbagai bahan makanan yang bervariasi dan dapat berbeda di setiap daerah. Bahan-bahan yang beragam tersebut membuka peluang mengembangkan produk pangan daerah yang lebih bervariasi melalui modifikasi.

Tujuan modifikasi pangan khas daerah adalah sebagai berikut:

1. Memberikan Variasi Bentuk

Bentuk makanan dapat dimodifikasi dengan cara membuat bentuk makanan yang berbeda dan bervariasi. Contohnya pempek dan cireng yang dibentuk dengan bentuk hewan yang lucu agar anak-anak tertarik membelinya atau puding yang dibuat dari tape ketan.

2. Memberikan Variasi Rasa

Rasa makanan dapat dibuat bervariasi dengan membuat rasa yang berbeda dari rasa sebelumnya. Contohnya bakpia khas Yogyakarta yang diberi varian rasa coklat, keju, durian, nanas, dan sebagainya.

3. Penambahan Bahan Kimia

Penambahan bahan kimia digunakan untuk memperpanjang usia makanan. Contohnya dengan menggunakan asam sitrat, garam, gula. Fermentasi, pengasaman, dan pengasinan atau pemanisan juga dapat dilakukan untuk modifikasi makanan.

4. Modifikasi dengan Kemasan

Makanan khas daerah juga dapat dimodifikasi sehingga awet dan dapat dikemas. Pengemasan ini memudahkan makanan khas daerah untuk disimpan dan dijadikan sebagai oleh-oleh. Contohnya adalah gudeg dalam kaleng, rendang dalam kemasan atau cilok yang diolah menjadi makanan siap masak.

Baca juga: Pengertian dan Contoh Makanan Fungsional Khas Daerah

Demikian penjelasan untuk pertanyaan jelaskan pengertian makanan khas daerah yang dimodifikasi. Modifikasi makanan khas daerah yang tidak hanya memudahkan untuk dikemas atau menambahkan rasa tetapi juga menambah kualitas makanan serta supaya aman dikonsumsi.(IND)