Pengertian Membaca Intensif beserta Tujuan dan Jenis-Jenisnya di Kehidupan

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Membaca teks adalah salah satu kegiatan yang sering dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Sayangnya, kini minat membaca pada generasi muda cenderung menurun.
Hal tersebut yang membuat para orang tua harus mulai mengenalkan budaya membaca pada anak sejak dini. Salah satunya adalah teknik membaca intensif. Namun, sebenarnya apa yang dimaksud dengan membaca intensif?
Baca Juga: Meningkatkan Minat Baca Melalui Teknik Membaca Ekstensif
Pengertian Membaca Intensif dan Tujuannya di Kehidupan
Mengutip dari laman ditsmp.kemdikbud.go.id, membaca intensif adalah kegiatan membaca teks bacaan secara seksama dan mendalam dengan menangkap lebih dalam informasi yang ada pada sebuah teks. Dalam kegiatan membaca intensif, para peserta didik akan membaca satu pilihan bacaan yang telah disediakan oleh guru.
Setelah itu, mereka akan diminta untuk membaca teks pendek secara teliti dan juga cermat agar bisa memahami isi bacaan dengan baik dan benar.
Secara umum, tujuan membaca intensif adalah untuk mendapatkan informasi sebagai bahan diskusi sekaligus menjadi sarana untuk menentukan sebuah pokok persoalan atau perihal yang menari dari teks bacaan agar nantinya bisa menjadi bahan diskusi.
Membaca intensif bisa dimanfaatkan sebagai sarana untuk memilih satu atau beberapa pokok pikiran yang dianggap paling tepat untuk dijadikan sebagai bahan diskusi bersama teman.
Jenis-Jenis Membaca Intensif
Adapun berbagai jenis-jenis membaca intensif yang dapat Anda ketahui adalah sebagai berikut.
1. Membaca Teliti
Membaca teliti sebenarnya bertujuan untuk memahami secara detail gagasan yang ada pada suatu teks bacaan untuk melihat organisasi penulisan maupun pendekatan yang digunakan oleh penulis.
2. Membaca Pemahaman
Membaca pemahaman dapat diartikan sebagai sejenis membaca yang bertujuan untuk memahami standar-standar atau norma-norma kesastraan, resensi kritis, drama tulis, dan juga pola-pola fiksi.
3. Membaca Kritis
Membaca kritis merupakan jenis membaca intensif yang dilakukan secara bijaksana, mendalam, penuh tenggang hati, analisis, dan juga evaluatif. Jadi, tidak hanya sekadar mencari kesalahan saja.
4. Membaca Ide
Membaca ide merupakan kegiatan membaca yang bertujuan untuk mencari, mendapatkan, dan memanfaatkan ide-ide yang terdapat dalam suatu teks bacaan.
5. Membaca Bahasa Asing
Membaca bahasa asing bertujuan untuk memperbesar daya kata dan juga untuk mengembangkan kosa kata yang lebih luas agar bisa mencapai kefasihan.
6. Membaca Sastra
Membaca sastra adalah kegiatan membaca sastra yang berhubungan dengan kepentingan apresiasi maupun kepentingan pengkajian.
Demikian penjelasan singkat tentang membaca intensif yang menarik untuk Anda ketahui. (Anne)
