Pengertian Ophthalmologist dan Contohnya

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dokter adalah profesi yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Kebayang kalau tidak ada dokter ya, bagaimana kita bisa memeriksakan kondisi kesehatan kita? Ada banyak spesialisasi dokter yang disesuaikan dengan organ tubuh tubuh. Salah satunya adalah dokter mata. Nah, di dunia kedokteran mata ada sebuah istilah ophthalmologis. Lantas, apa sih pengertian ophtalmologis dan contohnya? Berikut ulasan yang wajib kamu baca.
Menjaga kesehatan mata itu sangatlah penting karena ini merupakan bagian vital. Namun, ternyata di dunia kedokteran, mata itu memiliki berbagai cabang ilmu khusus juga yang mempelajari strukur dari organ tubuh tersebut.
Apabila kamu mengalami gangguan kesehatan mata, kamu bisa memeriksakan ke dokter mata terdekat dan kalau ada penyakit tertentu maka akan direkomendasikan ke spesialisasi khusus seperti opthalmologis.
Baca Juga: Pengertian Manifestasi Klinis dalam Dunia Kedokteran
Pengertian Ophthalmologist
Dikutip dari buku Pendidikan Dan Praktik Pekerjaan Sosial Di Indonesia & Malaysia karya Edi Suharto (2011: 70), penglihatan ini hilang kapan saja dalam tahun-tahun perkembangan individu. Usia-usia yang penting untuk memeriksakan penglihatan pada seorang dokter mata ini berbeda-beda sesuai dengan kebutuhannya.
Ophthalmologist adalah seorang dokter yang mengambil spesialis khusus mengenai sistem pengelihatan atau mata secara keseluruhan. Biasanya seorang ophthalmologist berwenang untuk:
Memberikan layanan penglihatan termasuk memeriksa mata.
Perawatan mata medis seperti glaukoma, iritis dan luka bakar kimia pada mata.
Melakukan bedah mata akibat trauma, mata juling, katarak, glaukoma, dan masalah lainnya.
Memberikan perawatan untuk masalah mata yang diakibatkan oleh penyakit lain seperti diabetes atau radang sendi.
Operasi plastik untuk mengangkat kelopak mata yang turun atau menghaluskan kerutan.
Contoh Opthalmologist
Sebelum melakukan pemeriksaan lebih lanjut lagi, kamu harus memastikan terlebih dahulu kebutuhan yang sesuai dengan matamu ini seperti apa. Misalnya antara optometrist atau ophthalmologist. Optometrist atau ophthalmologist sangatlah berbeda. Biasanya optometrist memiliki kewenangan untuk:
Melakukan pemeriksaan dan tes penglihatan.
Mengatasi masalah rabun jauh (minus), rabun dekat (plus), dan astigmatisme.
Meresepkan kacamata dan lensa kotak.
Memberikan bantuan untuk kamu yang memiliki mata kurang awas (low vision) melalui terapi.
Mendeteksi penyakit, cedera, dan gangguan yang berkaitan dengan mata.
Nah itulah penjelasan mengenai ophthalmologist yang perlu kamu ketahui. Semoga bermanfaat dan sehat selalu. (Umi)
