Konten dari Pengguna

Pengertian Panitia sebagai Organisasi dalam Pementasan Teater Tradisional

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi artikel tentang organisasi dalam pementasan teater tradisional disebut panitia. Sumber: Unsplash.com/Erik Mclean
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi artikel tentang organisasi dalam pementasan teater tradisional disebut panitia. Sumber: Unsplash.com/Erik Mclean

Organisasi dalam pementasan teater tradisional disebut dengan panitia. Simak penjelasan tentang pentingnya pembentukan panitia dalam pementasan teater melalui uraian berikut ini.

Baca juga: Contoh Warisan Budaya Seni Pertunjukan Teater

Panitia sebagai Organisasi dalam Pementasan Teater

Ilustrasi Panitia. Sumber: Unsplash.com/Dylan Gillis

Setiap perkumpulan seniman teater, tentu memiliki nama serta struktur organisasi tersendiri. Namun, ketika akan mengadakan pementasan atau pertunjukan, organisasi tersebut akan membentuk panitia.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pengertian panitia adalah kelompok orang yang ditunjuk atau dipilih untuk mempertimbangkan atau mengurus hal-hal yang ditugaskan kepadanya.

Demikian dapat dipahami bahwa panitia pementasan teater merupakan kelompok orang yang ditunjuk untuk mempertimbangkan serta mengurus hal-hal yang berkaitan dengan pementasan teater.

Lantas apakah anggota panitia merupakan seluruh anggota organisasi teater? Jawabannya adalah bisa jadi dan bisa tidak. Pasalnya, jumlah serta susunan panitia dalam sebuah pementasan mengikuti keperluan dan lingkup pementasan.

Baik dalam lingkup pementasan besar maupun kecil, pembentuk panitia pementasan teater tetap memiliki peran penting. Hal ini termasuk dalam pementasan teater di sekolah.

Contessa dan Shofiyatul (2020: 59) dalam bukunya yang berjudul Perencanaan Pementasan Drama menjelaskan bahwa,

Pengorganisasian dalam pementasan teater di sekolah lebih sesuai dengan bentuk organisasi panitia. Pola ini bersifat praktis dan tentatif (sewaktu-waktu) artinya panitia dibentuk sesuai dengan kapasitas kebutuhan yang dibentuk dan dibubarkan sesuai dengan batas waktu berakhir.

Selain menjelaskan tentang bentuk organisasi yang ideal dalam pementasan teater, Contessa dan Shofiyatul pun menjelaskan tentang beberapa susunan panitia. Berikut adalah beberapa susunan panitia yang perlu ada dalam panitia pementasan teater.

  • Pelindung

  • Penasehat

  • Pembimbing

  • Pimpinan produksi

  • Sekretaris

  • Bendahara

  • Bidang acara

  • Bidang sekretariat

  • Bidang dana usaha

  • Bidang publikasi

  • Bidang dokumentasi

  • Bidang transportasi

  • Bidang kesejahteraan

  • Bidang umum

  • Bidang keamanan

Itulah beberapa susunan yang perlu ada dalam pementasan teater. Apakah susunan tersebut juga perlu ada dalam pementasan teater tradisional? Ya, tentu saja.

Pasalnya, panitia dibentuk supaya pementasan teater dapat terlaksana dengan baik. Jadi, pementasan teater tradisional pun memerlukan panitia. Sekian uraian tentang pengertian panitia. Semoga bermanfaat, ya! (AA)