Konten dari Pengguna

Pengertian PDCA dalam Metode Pemecahan Masalah

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi PDCA dalam Metode Pemecahan Masalah. Foto: dok. Alvaro Reyes (Unsplash.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi PDCA dalam Metode Pemecahan Masalah. Foto: dok. Alvaro Reyes (Unsplash.com)

PDCA adalah salah satu pemecahan masalah yang digunakan dalam metode manajemen. Untuk mengetahui apa itu PDCA, mari kita simak ulasan lengkap mengenai PDCA dalam artikel berikut ini.

Baca juga: Alasan Masalah Perlu Dipecahkan dan Manfaatnya dalam Sebuah Organisasi

Mengenal Apa Itu PDCA dalam Metode Pemecahan Masalah

Dalam sebuah perusahaan, PDCA menjadi salah satu metode berulang yang digunakan untuk melakukan manajemen. PDCA yang merupakan singkatan dari Plan Do Check Act ini diterapkan dengan tujuan untuk menyelesaikan masalah dengan empat langkah secara berulang. Umumnya metode PDCA digunakan untuk pengendalian kualitas.

Pemaparan lengkap mengenai PDCA dijelaskan dalam buku berjudul Perilaku Konsumen dalam Perspektif Ilmu Komunikasi yang ditulis oleh Dr. Fitria Ayuningtyas, S.Sos., M.Si. (2022: 73) menyebutkan bahwa PDCA adalah pendekatan empat tahap berkelanjutan yang biasanya dipakai untuk meningkatkan proses, layanan, atau produk dalam manajemen proses bisnis.

Ilustrasi PDCA dalam Metode Pemecahan Masalah. Foto: dok. Kelly Sikkema (Unsplash.com)

Masih dalam buku yang sama, dijelaskan pula bahwa model PDCA adalah model yang diciptakan oleh seorang Fisikawan Amerika pada tahun 1920-an yakni Walter Andrew Shewhart. Namun, teori ini mulai dipopulerkan pada tahun 1950-an oleh William Edwards Deming yang kerap dikenal sebagai Bapak Quality Control karena teori PDCA ini sebagai dasar untuk Total Quality Management dan standard ISO 9001.

Selain digunakan untuk memperbaiki layanan atau produk, tahapan PDCA juga biasanya digunakan dalam:

  1. Mengembangkan desain baru

  2. Mendefinisikan proses kerja yang berulang

  3. Merencanakan pengumpulan dan analisis data untuk memprioritaskan dan melakukan verifikasi masalah

Ilustrasi PDCA dalam Metode Pemecahan Masalah. Foto: dok. Estée Janssens (Unsplash.com)

Sesuai namanya, PDCA memiliki empat tahapan yang penting untuk diperhatikan dalam penerapannya, antara lain:

  • Plan (Perencanaan): mengidentifikasi masalah untuk merencanakan langkah yang perlu dilakukan dalam mencari solusi.

  • Do (Melakukan): melakukan uji coba proyek percontohan untuk mengukur apakah hasilnya sesuai dengan rencana atau tidak.

  • Check (Memeriksa): memeriksa dan memastikan apakah ada kesalahan dalam siklus, hal ini dilakukan untuk menghindari kesalahan berulang

  • Act (Tindakan): melakukan tindakan dengan mengembangkan metode yang digunakan agar terus digunakan secara berulang.

Pembahasan mengenai metode PDCA yang digunakan dalam manajemen dan pemecahan masalah dalam perusahaan dapat Anda jadikan sebagai pengetahuan tambahan mengenai metode manajemen. Semoga bermanfaat. (DAP)