Pengertian Pemanasan Statis dan Dinamis dalam Kegiatan Olahraga

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pemanasan statis dan dinamis adalah kegiatan yang perlu dilakukan sebelum melakukan olahraga. Tanpa melakukan pemanasan, otot-otot pada tubuh bisa mengalami sakit. Hal ini juga berpotensi menimbulkan cedera yang tentunya sangat membahayakan.
Oleh karena itu, melakukan pemanasan sangat penting ketika hendak berolahraga. Dengan melakukan pemanasan, otot menjadi lebih siap dalam melakukan berbagai macam gerakan.
Pengertian Pemanasan Statis dan Dinamis
Seperti yang telah dijelaskan sedikit di atas, pemanasan statis dan dinamis perlu dilakukan untuk menghindari gangguan pada otot. Gerakan pemanasan sebelum olahraga ini bisa diawali dengan gerakan-gerakan kecil di bagian otot tertentu. Adapun pengertian dari pemanasan statis dan dinamis yakni sebagai berikut:
1. Pemanasan Statis
Pemanasan statis adalah salah satu jenis peregangan tubuh yang dilakukan sebelum melakukan olahraga. Mengutip buku Teknik Pembelajaran Permainan Bola Voli Mix, Destriani, dkk (2021: 87), pemanasan statis disebut juga sebagai aktivitas pasif yang tidak terlalu menghasilkan peningkatan suhu pada otot.
Peregangan ini melibatkan gerakan-gerakan ringan yang dilakukan dengan perlahan sebelum melakukan aktivitas fisik yang lebih intens. Beberapa manfaat melakukan pemanasan statis yakni sebagai berikut:
Meminimalisir ketegangan.
Memaksimalkan kemampuan jaringan penghubung dalam gerakan memanjang.
Menaikkan energi yang dikeluarkan oleh metabolisme tubuh.
Meningkatkan kinerja jantung agar dapat mempersiapkan sistem cardiovascular.
Meningkatkan pertukaran oksigen dalam hemoglobin.
Meningkatkan kecepatan jalannya sinyal saraf yang memerintahkan gerakan tubuh.
Meningkatkan efektivitas dalam reciprokalin nervation.
2. Pemanasan Dinamis
Pemanasan dinamis disebut juga dengan peregangan aktif. Jenis pemanasan ini dapat menghasilkan peningkatan suhu otot dengan cara menggerak-gerakkan tubuh. Gerakan ini dilakukan secara berirama tanpa mempertahankan posisi peregangan terjauh.
Pemanasan dinamis dilakukan dengan menyertakan otot-otot dan persendian secara perlahan dan terpantau. Peregangan dinamis cenderung banyak dilakukan oleh para atlet ataupun pelatih karena mudah dilakukan. Beberapa manfaat pemanasan dinamis yakni sebagai berikut:
Mempersiapkan tubuh agar lebih prima dalam melakukan aktivitas fisik yang intensitasnya lebih tinggi.
Meningkatkan suhu tubuh beserta jaringannya.
Meningkatkan mobilitas tubuh.
Meningkatkan aliran darah pada jaringan otot.
Meminimalisir risiko cedera.
Baca juga: 10 Macam Gerakan Pemanasan Sebelum Olahraga agar Terhindar dari Cedera
Pengertian pemanasan statis dan dinamis yang dijelaskan di atas bisa menjadi acuan ketika ingin melakukan aktivitas kebugaran jasmani. Dengan begitu, otot-otot tubuh bisa lebih fleksibel dan terhindar dari cedera yang fatal. (DLA)
