Konten dari Pengguna

Pengertian Peregangan Dinamis dan Peregangan Statis dalam Olahraga

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Jelaskan Pengertian Peregangan Dinamis dan Peregangan Statis. Sumber: Unsplash/kike vega
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Jelaskan Pengertian Peregangan Dinamis dan Peregangan Statis. Sumber: Unsplash/kike vega

Jelaskan pengertian peregangan dinamis dan peregangan statis dalam olahraga! Kunci untuk menjawab instruksi tersebut, yaitu memahami arti peregangan. Dikutip dari laman KBBI VI Daring, kbbi.kemdikbud.go.id, peregangan adalah proses meregangkan.

Kemudian secara bahasa, kata dinamis dan statis merujuk pada suatu cara atau kondisi. Oleh karena itu, peregangan dinamis memiliki makna sebagai proses meregangkan secara dinamis, sedangkan peregangan statis adalah meregangkan secara statis.

Jelaskan Pengertian Peregangan Dinamis dan Peregangan Statis dalam Olahraga!

Ilustrasi Jelaskan Pengertian Peregangan Dinamis dan Peregangan Statis. Sumber: Unsplash/Ginny Rose Stewart

Peregangan dinamis dan peregangan statis merupakan rangkaian kegiatan yang perlu setiap orang lakukan sebelum melakukan olahraga. Masyarakat umum biasanya mengenal peregangan dengan istilah pemanasan.

Hakikatnya, peregangan merupakan kumpulan gerakan yang dapat membuat otot tubuh menjadi lebih lentur. Ketika otot tubuh lebih lentur, manusia dapat melakukan berbagai gerakan olahraga dengan lebih fleksibel sehingga risiko cedera menjadi lebih minim.

Setiap orang yang akan berolahraga dapat melakukan peregangan secara dinamis dan/atau statis. Jelaskan pengertian peregangan dinamis dan peregangan statis dalam olahraga!

A. Peregangan Dinamis

Dikutip dari buku Teknik Pembelajaran Permainan Bola Voli Mix, Destriani, dkk. (2020: 87), peregangan dinamis adalah latihan peregangan yang dilakukan dengan berbagai pola pergerakan mengayun atau memutar anggota tubuh.

Tujuan dari pergerakan tersebut adalah mengulur otot serta memperluas gerak persendian. Beberapa contoh latihan peregangan dinamis, yaitu

  • Memutar lengan;

  • Mengayun tungkai;

  • Memutar pinggang;

  • Gerakan jongkok dan berdiri; dan

  • Membungkukan badan, kemudian berdiri sambil tegak.

B. Peregangan Statis

Mengutip dari buku yang sama, Destriani, dkk. (2020: 80), peregangan statis adalah latihan dengan cara melakukan peregangan tanpa gerakan melentukkan bagian tubuh yang dilatih.

Peregangan statis merupakan bentuk latihan yang dilakukan sendiri dengan cara mengambil sikap tertentu untuk meregangkan sekelompok otot. Contoh peregangan statis, yaitu

  • Menarik kedua tangan ke atas sampai tubuh terasa tertarik ke atas, kemudian menahannya selama 8 – 16 detik.

  • Menarik kedua tangan ke belakang, kemudian menahannya selama 8 – 16 detik.

  • Membungkukkan badan, mendorong kedua tangan ke bawah, dan menahannya selama 8 – 16 detik.

Baca juga: Manfaat Pemanasan bagi Tubuh sebelum Berolahraga

Berdasarkan ulasan di atas, ada satu jawaban singkat dari jelaskan pengertian peregangan dinamis dan peregangan statis. Peregangan dinamis adalah gerakan mengayun atau memutar, sedangkan peregangan statis adalah peregangan tanpa gerakan melentukkan. (AA)