Konten dari Pengguna

Pengertian PHIWM sebagai Pedoman Masyarakat Muhammadiyah

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi PHIWM dimaknai sebagai. Foto: Unsplash/Simon Infanger
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi PHIWM dimaknai sebagai. Foto: Unsplash/Simon Infanger

Bagi masyarakat Muhammadiyah, terdapat seperangkat nilai dan norma Islami yang bernama PHIWM. PHIWM dimaknai sebagai pola tingkah laku warga Muhammadiyah dalam menjalani kehidupan sehari-hari yang bersumber dari Alquran dan sunah.

Adanya PHIWM menjadi pedoman dalam menjalani kehidupan pribadi, keluarga, bermasyarakat, hingga perilaku teladan yang baik bagi kalangan anggota organisasi Muhammadiyah.

Makna PHIWM yang Menjadi Pedoman Hidup Masyarakat Muhammadiyah

Ilustrasi PHIWM dimaknai sebagai. Foto: Unsplash/Ali Arif Soydaş

Dikutip dari muhammadiyah.or.id, Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah atau PHIWM adalah seperangkat nilai dan norma Islami yang bersumber Al-Qur'an dan Sunah menjadi pola bagi tingkah laku warga Muhammadiyah dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Dari penjelasan di atas dapat diketahui alasan mengapa PHIWM dimaknai sebagai pola tingkah laku warga Muhammadiyah dalam menjalani kehidupan

PHIWM merupakan hasil dari Muktamar Muhammadiyah ke-44 Tahun 2000 di Jakarta. PHIWM sendiri memiliki sifat berupa:

  • Mengandung hal-hal yang pokok/prinsip dan penting dalam bentuk acuan nilai dan norma.

  • Bersifat pengayaan dalam arti memberi banyak khazanah untuk membentuk keluhuran dan kemuliaan ruhani dan tindakan.

  • Aktual, yakni memiliki keterkaitan dengan tuntutan dan kepentingan kehidupan sehari-hari.

  • Memberikan arah bagi tindakan individu maupun kolektif yang bersifat keteladanan.

  • Ideal, yakni dapat menjadi panduan umum untuk kehidupan sehari-hari yang bersifat pokok dan utama.

  • Rabbani, artinya mengandung ajaran-ajaran dan pesan-pesan yang bersifat akhlaqi yang membuahkan kesalihan.

  • Taisir, yakni panduan yang mudah dipahami dan diamalkan oleh setiap muslim khususnya warga Muhammadiyah.

Tujuan dan Kerangka PHIWM

Ilustrasi PHIWM dimaknai sebagai. Foto: Unsplash/nurhan

Dalam PHIWM memiliki hal-hal pokok/prinsip dan penting dalam bentuk acuan nilai dan norma. Di dalamnya memberi banyak khazanah untuk membentuk keluhuran dan kemuliaan rohani maupun tindakan serta memberikan arah yang bersifat keteladanan.

Oleh sebab itu, tujuan dari PHIWM adalah membentuk perilaku individu dan kolektif seluruh anggota Muhammadiyah yang menunjukkan uswah hasanah atau keteladanan yang baik menuju terbentuknya masyarakat utama yang diridhai Allah Swt.

Selain itu, PHIWM terbagi menjadi 11 bidang yang mengacu pada aspek-aspek kehidupan masyarakat Muhammadiyah, yakni:

  1. Kehidupan Pribadi

  2. Kehidupan dalam Keluarga

  3. Kehidupan Bermasyarakat

  4. Kehidupan Berorganisasi

  5. Kehidupan dalam Mengelola Amal Usaha Muhammadiyah

  6. Kehidupan dalam Berbisnis

  7. Kehidupan dalam Mengembangkan Profesi

  8. Kehidupan dalam Berbangsa dan Bernegara

  9. Kehidupan dalam Melestarikan Lingkungan

  10. Kehidupan dalam Mengembangkan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, dan

  11. Kehidupan dalam Seni dan Budaya.

Baca Juga: Pengertian Kepribadian Muhammadiyah dan Sejarah Perumusannya

Demikianlah penjelasan singkat tentang PHIWM dimaknai sebagai pola tingkah laku masyarakat Muhammadiyah. Semoga informasi di atas bermanfaat, terutama dalam memahami acuan aspek-aspek kehidupan Muhammadiyah. (MZM)