Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.96.1
Konten dari Pengguna
Pengertian Pikiran Utama dan Ciri-cirinya dalam Teks Bahasa Indonesia
6 Agustus 2023 21:07 WIB
·
waktu baca 2 menitTulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
![Ilustrasi Pikiran utama disebut juga, sumber: unsplash/LuisaBrimble](https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_640/v1634025439/01h7229vcjd9ex2w68ejsfs1js.jpg)
ADVERTISEMENT
Dalam bahasa Indonesia, pikiran utama disebut juga gagasan pokok, gagasan utama, atau masalah utama. Apapun istilahnya, maknanya sama saja, yakni pembahasan inti dari suatu teks atau bacaan.
ADVERTISEMENT
Paragraf yang baik tentu mengandung pikiran utama yang jelas dan mudah dipahami oleh pembaca. Oleh karena itu, penting sekali untuk menulis pikiran utama yang baik sesuai kaidah dalam bahasa Indonesia.
Pengertian Pikiran Utama dalam Teks Bahasa Indonesia
Mengutip buku Arif Cerdas untuk Sekolah Dasar Kelas 5 oleh Christiana Umi (2020: 158), pikiran utama disebut juga dengan ide utama, inti kalimat, pokok masalah, atau gagasan utama dalam teks bahasa Indonesia . Setidaknya, setiap paragraf mempunyai satu pikiran utama yang menjadi inti dari pembicaraan di dalamnya.
Letak pikiran utama bisa di awal, tengah, atau bahkan akhir paragraf. Biasanya, pikiran utama berada di kalimat yang paling umum dan dijelaskan lebih detail pada kalimat-kalimat yang berikutnya.
ADVERTISEMENT
Cara menentukan pikiran utama juga tidak sulit dilakukan. Pembaca hanya perlu membaca seluruh kalimat dalam paragraf dan menandai kalimat yang dianggap paling penting.
Ciri-ciri Pikiran Utama dalam Teks Bahasa Indonesia
Pikiran utama dalam suatu paragraf memiliki ciri-ciri tertentu. Adapun ciri-cirinya yakni sebagai berikut:
1. Tidak Bertele-tele
Penyampaian pikiran utama dalam paragraf umumnya tidak bertele-tele atau berbelit-belit. Setiap isinya tidak boleh dipersempit ataupun diperluas agar pembaca lebih mudah memahami makna yang ingin disampaikan penulis,
2. Memiliki Kalimat Pendukung
Pikiran utama juga mempunyai beberapa kalimat pendukung, sehingga tidak berdiri sendiri. Fungsi adanya kalimat pendukung yakni untuk menguatkan gagasan yang terdapat di dalamnya.
3. Harus Disampaikan dengan Jelas
Pikiran utama dalam paragraf juga harus disampaikan dengan jelas. Hal ini bisa diketahui melalui posisi pikiran utama, baik di bagian awal, tengah, atau akhir paragraf.
ADVERTISEMENT
4. Bersifat Umum
Ciri-ciri pikiran utama yang berikutnya bersifat umum. Dengan kata lain, pikiran utama harus bisa dijelaskan kembali pada kalimat-kalimat berikutnya.
Jadi, dapat disimpulkan bahwa pikiran utama disebut juga gagasan pokok, gagasan utama, masalah utama, ide utama, inti kalimat, atau pokok masalah. Apapun sebutannya, arti dari istilah tersebut tetap sama, yakni inti pembahasan dalam suatu paragraf . (DLA)