Pengertian Puasa Lengkap dengan Jenis-Jenis dan Bacaan Niatnya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Puasa merupakan salah satu ibadah dalam agama Islam yang bisa bersifat wajib maupun sunnah. Dalam agama Islam, ibadah puasa terbagi ke dalam berbagai jenis yang bisa diamalkan oleh setiap umat muslim sesuai dengan waktu dan ketentuannya. Lantas, bisakah Anda jelaskan pengertian puasa yang benar?
Bagi Anda yang ingin tahu pengertian hingga bacaan niat puasa yang benar, simak ulasannya dalam artikel ini.
Baca Juga: 5 Hari yang Dilarang untuk Mengganti Puasa Ramadhan
Pengertian Puasa dan Jenis-Jenisnya
Mengutip dari Materi Diklat Pra Asesmen Juru Sembelih Halal karya Reni Indarwati dan Iskandar Muda (2022:27), puasa adalah ibadah yang dilakukan dengan menahan diri untuk tidak makan, minum, bercampur dengan istri, dan hal lain yang bisa membatalkannya. Umat muslim yang sedang berpuasa wajib menghindari hal-hal yang diharamkan dan dimakruhkan selama waktu puasa.
Selain itu, ibadah puasa juga terbagi ke dalam berbagai jenis, baik itu puasa wajib maupun sunnah. Adapun jenis-jenis puasa yang perlu diketahui umat muslim adalah sebagai berikut.
Puasa wajib antara lain puasa Ramadhan, puasa nazar, puasa denda atau kafarat, dan puasa qadha.
Puasa sunnah antara lain puasa Senin Kamis, puasa sunnah enam hari di bulan Syawal, puasa sunnah arafah tanggal 9 Dzulhijjah, puasa tarwiyah tanggal 8 Dzulhijjah, puasa daud, puasa tasu’a tanggal 9 Muharram, puasa asyura 10 muharram, puasa yaumul bidh, puasa nisfu sya’ban, dan puasa asyhurul hurum pada bulan Dzulqa'dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab.
Bacaan Niat Puasa
Berikut ini adalah bacaan niat puasa yang bisa Anda lafalkan saat melaksanakan puasa Ramadhan.
1. Niat Puasa Pertama
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin an adai fardhi syahri ramadhana hadzihissanati lillahi taala.
Artinya, “Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadhan tahun ini karena Allah Ta'ala.”
2. Niat Puasa Kedua
نَوَيْتُ صَوْمَ جَمِيْعِ شَهْرِ رَمَضَانِ هٰذِهِ السَّنَةِ تَقْلِيْدًا لِلْإِمَامِ مَالِكٍ فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma jamî’i syahri ramadlâni hadzihissanati taqlîdan lil imâm mâlikin fardlan lillâhi ta’âlâ.
Artinya, “Saya berniat puasa selama satu bulan Ramadhan tahun ini dengan mengikuti Imam Malik, fardhu karena Allah ta'ala.”
Demikian ulasan tentang pengertian puasa hingga bacaan niatnya yang dapat dipahami umat muslim. (Anne)
