Pengertian Regulasi Lengkap dengan Fungsi dan Jenis-Jenisnya

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bicara soal peraturan, tentu tidak terlepas dari istilah regulasi yang memiliki makna yang sama. Meski begitu, tak banyak orang yang bisa jelaskan yang dimaksud regulasi. Hal inilah yang membuat orang-orang tidak bisa memahami fungsi regulasi sepenuhnya.
Padahal pemahaman ini sangat dibutuhkan sebagai salah satu pengetahuan bagi masyarakat yang tinggal di negara hukum. Dengan begitu, maka setiap individu akan berusaha untuk menaati setiap regulasi yang berlaku.
Pengertian Regulasi beserta Fungsi dan Jenis-jenisnya
Mengutip dari buku Regulasi Properti di Indonesia, Selviany (2022:17), pengertian regulasi adalah seperangkat peraturan untuk mengendalikan suatu tatanan yang dibuat supaya bebas dari pelanggaran dan dipatuhi semua anggotanya.
Agar lebih paham tentang istilah yang satu ini, berikut adalah berbagai fungsi dan jenis-jenis yang menarik untuk diketahui.
1. Fungsi Regulasi
Sebagai kontrol dan memberi batasan tertentu.
Menciptakan rasa aman dan damai.
Memberi perlindungan hak dan kewajiban.
Membuat setiap anggota yang terlibat dalam lingkup sosial menjadi patuh dan disiplin.
Regulasi menjadi pedoman dalam bertingkah laku.
Membentuk sistem regulasi yang bisa dijadikan sebagai pengendali sosial.
2. Jenis-Jenis Regulasi
a. Arbitrary Regulations atau Regulasi Arbiter
Regulasi arbiter merupakan aturan yang mewajibkan penggunaan memilih satu dari beberapa opsi regulasi yang sama-sama valid. Contohnya adalahpilihan mengemudi di sisi kiri atau kanan jalan. Meski sekilas tidak ada bedanya, tetapi opsi yang paling banyak digunakan yang akan menang.
b. Good Faith Regulations atau Regulasi Itikad Baik
Regulasi itikad baik merupakan peraturan yang menetapkan dasar perilaku di area tertentu. Contohnya seperti peraturan kesehatan untuk restoran yang di dalamnya memberikan perlindungann bagi konsumen dan meminimalkan risiko hal-hal buruk, seperti keracunan makanan.
c. Goal Conflict Regulations atau Regulasi Konflik Tujuan
Regulasi konflik tujuan merupakan peratuan yang mengakui konflik intrinsik antara dua tujuan. Umumnya, tujuan individu versus tujuan masyarakat dan fokus untuk mengatur kebaikan masyarakat yang lebih besar.
d. Process Regulations atau Regulasi Proses
Regulasi proses bertujuan mendikte bagaimana tugas harus diselesaikan, sehingga bukan hanya hasil yang ditentukan atau dilarang. Jenis regulasi ini menjadi yang paling berisiko karena mengorbankan inovasi dan kelincahan untuk memastikan lebih sedikit variabilitas dalam pengiriman proses.
Baca Juga: Listrik Dinamis: Pengertian dan Istilah-Istilahnya
Itu dia penjelasan mengenai pengertian regulasi lengkap dengan fungsi dan jenis-jenisnya yang menarik untuk diketahui. Semoga bermanfaat. (Anne)
