Konten dari Pengguna

Pengertian Residivis Lengkap dengan Penyebabnya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Residivis adalah. Sumber: pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Residivis adalah. Sumber: pexels.com

Memberantas kejahatan memang bukan hanya menjadi tugas lembaga berwenang, melainkan menjadi tugas seluruh elemen masyarakat di suatu negara. Hal ini menjadi penting mengingat banyak pelaku kejahatan yang tak kapok hingga mengulangi kejahatan yang sama atau residivis. Secara umum, residivis adalah orang yang melakukan tindak pidana berulang.

Jika hal ini terjadi pada banyak mantan narapidana, tentunya akan membuat negara menjadi tidak aman dan masyarakat menjadi resah. Namun, nyatanya hal ini terjadi karena berbagai penyebab. Oleh karena itulah, diharapkan setiap elemen masyarakat saling bahu-membahu untuk meminimalisir penyebab tersebut.

Pengertian Residivis dan Penyebabnya

Residivis adalah. Sumber: pexels.com

Menurut laman KBBI Online, kata residivis memiliki arti orang yang pernah dihukum mengalami kejahatan yang serupa; penjahat kambuhan.

Sedangkan mengutip dari buku Pembinaan dan Pengawasan dalam Lembaga Pemasyarakatan oleh Kasmanto Rinaldi (2021:70), residivis adalah istilah dalam hukum untuk sejenis kejahatan yang tidak dapat dihentikan, namun masih bisa dicegah.

Ada berbagai penyebab yang membuat seseorang mengulangi kejahatan yang pernah dilakukannya. Berikut adalah beberapa di antaranya.

1. Kurangnya Pendidikan

Kurangnya pendidikan memang menjadi salah satu penyebab utama seseorang menjadi residivis. Contohnya seperti orang dengan pendidikan dan keterampilan rendah akan kalah bersaing saat mencari pekerjaan. Hal inilah yang membuatnya mencari nafkah dengan melakukan tindak kriminal.

2. Kemiskinan

Tak dapat dipungkiri jika kemiskinan menjadi gerbang menuju tindakan kriminal yang dilakukan seseorang. Apalagi sering kali mantan narapidana mendapat penolakan dari masyarakat. Hal inilah yang kemudian membuat mereka akhirnya mengulangi tindak kejahatan tersebut.

3. Tidak Keluar dari Lingkungan Lama

Faktor penyebab lainnya adalah mantan narapidana tidak keluar dari lingkungan lama dan tetap bersama orang yang terlibat dalam tindak pidana sebelumnya. Jika sudah begini, maka kemungkinan besar ia akan kembali melakukan kejahatan.

4. Depresi dan Kehancuran

Seorang narapidana narkotika yang memiliki masalah mental serius dan tidak mendapat perawatan khusus memang cenderung akan menghadapi banyak stigma saat dibebaskan. Apalagi kurangnya dukungan dari lingkungan sekitar yang pada akhirnya membuat ia kembali berurusan dengan narkotika.

5. Tidak Mendapat Rehabilitas yang Tepat

Pada dasarnya, tujuan penjara adalah untuk merawat dan juga merehabilitas para narapidana yang ada di sana. Sayangnya, masih banyak penjara yang tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Contohnya seperti narapidana yang justru malah semakin brutal ketika bebas karena pergaulan di dalam penjara.

Baca Juga: Listrik Dinamis: Pengertian dan Istilah-Istilahnya

Itu dia penjelasan tentang istilah residivis dan penyebab terjadinya. Semoga bermanfaat, ya. (Anne)