Pengertian Sedimentasi Marine dan Jenis-jenisnya di Laut

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apakah kamu pernah mendengar istilah sedimentasi marine di laut? Pada dasarnya, sedimentasi marine adalah salah satu jenis pengendapan tanah. Nah supaya kamu lebih paham mengenai sedimentasi marine, simak ulasan selengkapnya di bawah ini.
Baca juga: Mengenal Muara sebagai Tempat Berakhirnya Aliran Sungai di Laut
Pengertian Sedimentasi Marine
Mengutip buku 1700 Plus Bank Soal Geografi SMA/MA oleh Gatot Harmanto (2021:110), sedimentasi marine merupakan suatu proses sedimentasi berupa materi hasil abrasi yang diangkut dan diendapkan di sepanjang pantai.
Proses sedimentasi ini bisa membuat berbagai bahan yang tidak bisa terlaut di air jadi mengendap. Bahan-bahan ini meliputi batu, partikel tanah, material vulkanik dari gunung berapi di lautan, bahkan material dari luar Bumi seperti pecahan meteor.
Sedimentasi marine bisa disebabkan oleh berbagai faktor berikut ini:
Angin karena bisa berpengaruh terhadap ombak
Arus pantai atau arah datang ombak
Ombak
Rip current atau air laut berarus kuat yang menjauhi pantai
Pasang surut air laut
Meskipun terlihat sederhana, namun sayangnya sedimentasi marine bisa menyebabkan kematian dari makhluk hidup di laut, turunnya keanekaragaman hayati laut, dan hilangnya habitat asli dari berbagai jenis organisme di laut.
Selain itu sedimentasi marine juga berpengaruh pada manusia, seperti terhambatnya pelayaran karena laut semakin dangkal hingga menurunnya bahan makanan alami dari laut.
Jenis-jenis Sedimentasi Marine di Laut
Jenis-jenis sedimentasi marine di laut dapat dibedakan berdasarkan hasilnya, yaitu:
Tombolo, yakni sedimentasi yang menghasilkan endapan dan bisa menghubungkan suatu pulau dengan pulau lainnya
Bar, yakni sedimentasi yang menghasilkan endapan di muara sungai dan memisahkan laut dengannya
Gosong, yakni sedimentasi yang menghasilkan endapan di dekat teluk atau pantai hingga kedua ujungnya bisa bertemu dengan daratan
Beting, yakni sedimentasi yang menghasilkan endapan pasir agak jauh dari pantai
Nehrung, yakni sedimentasi yang menghasilkan beting dengan ukuran lebih panjang
Spit, yakni sedimentasi yang menghasilkan endapan dengan bentuk corong dan salah satu ujungnya akan menyentuh daratan
Itulah ulasan mengenai sedimentasi marine yang terjadi di laut. Selain sedimentasi marine, ada juga sedimentasi glasial, aeolis, dan fluvial. (LOV)
