Pengertian serta Persamaan Syair dan Pantun dalam Sastra

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sastra merupakan salah satu cabang ilmu pengetahuan. Dalam ilmu ini, manusia akan menyelidiki berbagai karya sastra secara ilmiah dengan masalah dan gejalanya. Karya sastra yang diselidiki pun cukup beragam. Contohnya adalah syair dan pantun.
Mungkin syair dan pantun sudah tidak asing di telinga kita. Ya, kedua jenis karya sastra ini pernah kita pelajari ketika di bangku sekolah. Bahkan, kita pernah diminta guru untuk membuatnya. Namun tahukah kamu bahwa kedua karya sastra tersebut memiliki persamaan?
Dalam sastra, syair dan pantun memiliki persamaan, yaitu memiliki empat bait. Simak penjelasan selengkapnya di bawah ini mengenai persamaan lain dan pengertian kedua karya sastra tersebut.
Baca juga: Fungsi Pantun beserta Ciri-Ciri dan Jenisnya yang Dapat Dikenali
Pengertian Syair dan Pantun
Mari kita berkenalan dengan syair terlebih dahulu. Jadi, syair merupakan puisi yang berasal dari Persia (sekarang Iran). Syair pun digubah dengan sebuah bahasa yang tertata apik.
Istilah syair sendiri berasal dari bahasa Arab, yakni “syi’ir” atau “syu’ur” yang bermakna “perasaan yang menyadari”. Dengan demikian, syair adalah sebuah puisi yang berasal dari perasaan seorang penyair.
Lalu apa itu pantun? Mengutip buku Kerongsang (500 Pantun Warisan) oleh Rendra Setyadiharja (2021:5), pantun merupakan bentuk pengungkapan rasa hati dan pemikiran yang khas bangsa Melayu dan mempunyai sifat multi-budaya, multi-bahasa, multi-agama, dan multi-ras.
Persamaan Syair dan Pantun
Meskipun terlihat berbeda, nyatanya syair dan pantun memiliki perasaan, yaitu:
Memiliki empat bait
Di setiap baitnya, pantun dan syair sama-sama memiliki 8 sampai 12 suku kata
Mempunyai irama dan rima
Tergolong puisi lama
Memiliki nilai agama dan moral
Mempunyai fungsi sebagai nasihat
Perbedaan Syair dan Pantun
Meskipun memilki persamaan, syair dan pantun juga memiliki perbedaan, yaitu:
Bait satu dan dua di dalam pantun adalah sampiran, baru bait ketiga dan keempat merupakan isi. Namun semua bait pada syair adalah isi
Pantun memiliki sajak a-b-a-b. Namun, syair memiliki sajak a-a-a-a
Pantun berasal dari Melayu. Namun syair berasal dari Arab.
Demikian ulasan mengenai syair dan pantun. Semoga bisa menambah wawasan kamu akan karya sastra. (LOV)
