Pengertian, Struktur, dan Bentuk Bakteri sebagai Organisme Prokariotik

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bumi ini dihuni oleh berbagai makhluk hidup dengan ukuran yang bermacam-macam. Salah satu makhluk hidup berukuran sangat kecil adalah bakteri. Bakteri merupakan contoh organisme prokariotik karena selnya tidak memiliki inti sel, mitokondria, dan organel lainnya.
Namun, apa sebenarnya bakteri itu? Berikut ini ulasan mengenai pengertian, struktur, dan bentuk bakteri yang sayang untuk dilewatkan.
Baca juga: 5 Penyakit yang Disebabkan oleh Bakteri
Bakteri Merupakan Contoh Organisme Prokariotik karena Selnya tidak Memiliki Apa Saja?
Setiowati dan Furqonita dalam Biologi Interaktif Jilid 1 untuk SMA/MA Kelas X (2007), kata bakteri berasal dari bahasa Yunani yaitu bacterion yang artinya batang kecil. Bakteri adalah mikroorganisme bersel satu prokariotik yang hidup bebas dan bisa ditemukan di udara, tanah, air, dan dalam tubuh tumbuhan, hewan, atau manusia.
Bakteri merupakan contoh organisme prokariotik karena selnya tidak memiliki inti sel, mitokondria, dan organel lainnya. Bakteri tersusun antara lain dari kapsul, dinding sel, dan membran sel. Berikut ini penjelasannya:
Kapsul. Kapsul adalah selubung yang melindungi bakteri yang terdiri atas polisakarida. Kapsul letaknya di bagian luar dinding sel dan hanya bakteri patogen saja yang memiliki kapsul.
Dinding sel. Dinding sel pada bakteri tersusun dari protein yang berikatan dengan polisakarida (peptidoglikan). Letaknya di bagian luar membran sel. Dinding sel ini berfungsi untuk mempertahankan bentuk bakteri dan melindungi bakteri dari lingkungannya.
Membran sel. Bagian ini tersusun atas protein dan molekul lemak. Membran sel memiliki sifat semipermeabel dan berfungsi membungkus plasma serta mengatur pertukaran mineral dari dan ke luar sel.
Bentuk Bakteri
Masih merujuk dari sumber yang sama, bakteri memiliki tiga bentuk dasar, namun dari ketiga bentuk dasar itu bakteri memiliki modifikasi bentuk lain. Berikut ini bentuk bakteri:
1. Bakteri berbentuk batang
Bakteri dengan bentuk ini disebut dengan basil. Bentuk basil dibagi lagi menjadi:
Basil tunggal merupakan bakteri yang hanya berbentuk satu batang tunggal. Contoh: Escherichia coli.
Diplobasil merupakan bakteri berbentuk batang yang bergandengan dua-dua. Contoh: Bacillus subtilis.
Streptobasil merupakan bakteri berbentuk batang yang bergandengan berupa rantai. Contoh: Bacillus anthracis.
2. Bakteri berbentuk bulat
Bakteri berbentuk bulat atau kokus dibedakan menjadi:
Monokokus merupakan bakteri dengan bentuk bulat tunggal. Contoh: Neisseria gonorrhoeae.
Diplokokus merupakan bakteri dengan bentuk bulat bergandengan dua-dua. Contoh: Diplococcus pneumoniae.
Streptokokus merupakan bakteri dengan bentuk bulat berkelompok seperti anggur. Contoh: Staphylococcus aureus.
Sarkina merupakan bakteri dengan bentuk bulat berkelompok empat-empat berupa kubus. Contoh: Sarcina lutea.
Bakteri berbentuk spiral
Bakteri berbentuk spiral dibagi lagi menjadi:
Spiral merupakan bakteri berbentuk spiral. Contoh: Spirillum volutans.
Vibrio merupakan bakteri berbentuk mirip tanda koma. Contoh: Vibrio cholerae.
Spiroseta merupakan bakteri berbentuk spiral bergerak melengkung. Contoh: Treponema pallidum.
Bakteri merupakan contoh organisme prokariotik karena selnya tidak memiliki inti sel, mitokondria, dan organel lainnya. Dengan membaca artikel ini, kalian bisa memahami struktur dan bentuk bakteri yang beragam. (KRIS)
