Konten dari Pengguna

Pengertian Sudut Pandang dan Perbedaannya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Pengertian Sudut Pandang, sumber: Pelajaran COID
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pengertian Sudut Pandang, sumber: Pelajaran COID

Pengertian sudut pandang atau point of view menurut Abrams dalam bukunya A Glossary of Literary Terms, tahun 1981, ialah sebagai berikut:

Sudut pandang, point of view, menunjuk pada cara sebuah cerita dikisahkan. Ia merupakan cara atau pandangan yang dipergunakan pengarang sebagai sarana untuk menyajikan cerita dalam sebuah karya fiksi kepada membaca.

Artinya, pengertian sudut pandang bisa diartikan sebagai strategi atau cara yang dipilih pengarang untuk mengemukakan gagasan dan cerita, termasuk pandangan hidup dan tafsirannya terhadap kehidupan, yang didalam cerita fiksi disalurkan lewat sudut pandang tokoh.

Pengertian sudut pandang dan cara membedakannya

Terdapat berbagai macam sudut pandang yang biasa digunakan penulis dalam menuangkan gagasannya dalam bentuk cerita fiksi, antara lain:

1. Sudut pandang orang pertama

Sudut pandang orang pertama menggunakan kata ganti “aku”, dimana penulis memposisikan pembaca seolah-olah mengalami segala kejadian yang dialami oleh tokoh utama yang disebut dengan “aku”.

Sudut pandang orang pertama bisa dalam kacamata tokoh utama maupun tokoh pembantu.

2. Sudut pandang orang kedua

Sudut pandang orang kedua memposisikan pembaca sebagai tokoh utama yang diajak bicara oleh penulis, karena penulisnya menggunakan kata ganti orang kedua “kamu” atau “kau”.

3. Sudut pandang orang ketiga

Pada cerita dengan sudut pandang orang ketiga, penulis seakan berada di luar cerita dan mengisahkan penokohan dalam karyanya dengan kata ganti nama tokoh atau “dia”.

Friedman dalam Stevick, 1967:118 mengemukakan beberapa pertanyaan yang bisa digunakan untuk menentukan sudut pandang yang digunakan, antara lain:

  1. Siapa yang berbicara kepada pembaca, apakah pengarang dalam sudut pandang ketiga atau pertama, salah satu pelaku dengan “aku” atau tampaknya seperti tidak seorang pun?

  2. Dari posisi mana cerita itu dikisahkan, apakah dari atas, tepi, pusat, depan, atau berganti-ganti?

  3. Saluran informasi apa yang dipergunakan narator untuk menyampaikan ceritanya kepada pembaca, apakah dari kata-kata, pikiran, atau persepsi pengarang; kata-kata, tindakan, pikiran, perasaan, atau persepsi tokoh?

  4. Sejauh mana narator menempatkan pembaca dari ceritanya, apakah dekat, jauh atau berganti-ganti?

Dengan mengidentifikasikan jawaban dari pernyataan di atas, maka akan lebih mudah untuk menentukan jenis sudut pandang yang digunakan oleh pengarang. Semoga bermanfaat. (Adelliarosa)