Pengertian Sungai Konsekuen dan Contohya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Berdasarkan buku Geomorfologi yang ditulis oleh Djauhari (2014) Berdasarkan arah aliran airnya sungai dibedakan menjadi 5 jenis sungai. Salah satunya yaitu sungai konsekuen. Sungai konsekuen adalah sungai yang arah alirannya sesuai kemiringan batuan. Simak penjelasan dan contohnya dalam artikel berikut ini untuk lebih memahaminya.
Baca Juga: Pengertian Pola Aliran Sungai dari Dendritik hingga Paralel
Mengenal Sungai Konsekuen dan Contohnya
Sungai adalah aliran air di permukaan besar dan membentuk memanjang yang mengalir secara terus-menerus dari hulu ke hilir. Berdasarkan arah aliran airnya, sungai dibedakan menjadi 5 jenis yaitu :
Sungai konsekuen, yaitu sungai yang arah alirannya sesuai dengan kemiringan geologisnya yaitu lereng/batuannya.
Sungai resekuen, yaitu sungai yang aliran airnya sesuai dengan sungai konsekuen dan menuju sungai subsekuen.
Sungai subsekuen, yaitu sungai yang arah aliran airnya tegak lurus dengan sungai konsekuen.
Sungai obsekuen, yaitu sungai yang arah aliran airnya berlawanan dengan sungai konsekuen dan menuju sungai subsekuen.
Sungai insekuen, yaitu sungai yang arah alirannya tidak teratur.
Kali ini artikel akan fokus pada sungai konsekuen. Sungai konsekuen memiliki ciri-ciri yaitu arah aliran air pada sungai mengikuti arah kemiringan lereng awal dan air dalam sungai konsekuen senantiasa mengalir sesuai dengan kemiringan batuan di sekitaran wilayah dan perwilayahannya.
Contoh sungai konsekuen yang ada di Indonesia dan India adalah Sungai Progo (Kali Progo) dan Sungai Godavari. Sungai Progo adalah sebuah sungai di selatan Jawa Tengah. Sumber sungainya berada di lereng Gunung Sindoro. Mulut sungai ini terletak di pantai Trisik di pantai selatan pulau Jawa yang menghadap Samudera Hindia.
Sedangkan Sungai Godavari adalah sungai terpanjang kedua di Negara India setelah Sungai Gangga. Sungai Godavari sendiri pada dasarnya bermuara di Teluk Benggala melalui jaringan anak sungai yang luas.
Sungai ini memilki tiga anak sungai yaitu Sungai Panganga, Sungai Waiinganga, dan Sungai Indrawati. Hulu dari sungai ini kering di musim dingin dan semi sehingga tidak bisa untuk irigasi.
Demikian penjelasan dan contoh untuk sungai konsekuen. Masih banyak lagi jenis-jenis sungai lainnya yang dapat dibahas untuk menambah wawasan dan juga bahan belajar Anda. (NDA)
