Konten dari Pengguna

Pengertian Syair Panji Lengkap dengan Contohnya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jelaskan yang dimaksud syair panji. Sumber: unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Jelaskan yang dimaksud syair panji. Sumber: unsplash.com

Syair adalah salah satu bentuk karya sastra Indonesia lama yang pada awalnya berasal dari Persia atau Arab. Setiap jenis syair tentunya memiliki karakteristiknya masing-masing. Begitu juga pada jenis syair panji. Meski sekilas mirip dengan puisi lama pada umumnya, namun syair panji memiliki ciri khas yang sangat unik. Jadi, apakah Anda bisa jelaskan yang dimaksud syair panji? Jika belum, simak ulasan lengkapnya dalam artikel ini, ya.

Baca Juga: Struktur Syair dan Jenis-Jenisnya

Pengertian Syair Panji dan Contohnya

Jelaskan yang dimaksud syair panji. Sumber: unsplash.com

Mengutip dari buku All New Target Nilai 100 Ulangan Harian SMP Kelas IX karya Tim Guru Eduka (2018:207), syair panji merupakan sebuah syair yang berisi tentang keadaan yang berlangsung dalam istana atau kerajaan. Baik itu tentang keadaan orang-orang yang ada di dalamnya ataupun orang-orang yang berasal dari dalam istana.

Salah satu contoh dari syair panji yang sangat terkenal adalah Syair Ken Tambunan. Secara umum, Syair Ken Tambunan bercerita tentang seorang putri kerajaan yang bernama Ken Tambunan yang kemudian dijadikan sebagai persembahan untuk Ratu Kauripan.

Adapun bunyi dari Syair Ken Tambunan yang dapat Anda simak adalah sebagai berikut.

“Namanya Raden Puspa Kencana

Lakunya ‘arif paling bijaksana

Akal bicaranya sangat sempurna

Sifatnya lengkap tujuh laksana

Jika zaman itu sukar dicari

Manisnya seperti sang bidadari

Dikasihinya sopan dan Permaisurinya

Dilebihkan daripada suku putri

Empat belas tahun umurnya tuan

Dinamai Ratu dan Ken Tambuhan

Cantik manis barang kelakuan

Memberi hati bimbang dan rawan

Sekalian heran memandang lakunya

Kasih dan sayang rasa hatinya

Baik sekali budi bahasanya

Katelah dengan tegur sapanya”

Syair di atas menunjukkan bahwa suatu komitmen sebaiknya tidak dirusak dengan begitu saja. Artinya, kesetiaan merupakan harga mati yang harus dijaga seumur hidup. Jika tidak bisa menepatinya, lebih tidak perlu berjanji. Sebab, sejatinya sebuah janji harus dibuktikan dan bukan hanya sekadar diucapkan saja.

Meski hanyalah sebuah ucapan, menepati janji dan kesetiaan tidaklah semudah itu. Hal ini karena kesetiaan tidak akan pernah berubah meski keadaan pada suatu keadaan tertentu.

Demikian penjelasan tentang syair panji dan contohnya yang bisa disimak. (Anne)