Konten dari Pengguna

Pengertian, Tata Cara, dan Bacaan Niat Puasa Qadha Ramadhan

Berita Terkini
Penulis kumparan
31 Maret 2023 17:11 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi Puasa Qadha Ramadhan (Foto: Mosquegrapher | Unsplash.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Puasa Qadha Ramadhan (Foto: Mosquegrapher | Unsplash.com)
ADVERTISEMENT
Seperti yang kita ketahui, umat muslim wajib menjalankan ibadah puasa. Namun, tak semua dapat melaksanakan puasa. Maka dari itu, bagi umat muslim yang tidak bisa menjalankan ibadah wajib tersebut harus melakukan puasa qadha ramadhan.
ADVERTISEMENT
Apa yang dimaksud dengan puasa qadha? Bagaimana tata cara dan bacaan niatnya? Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang puasa qadha. Baca terus pembahasan di bawah ini ya!

Pengertian Puasa Qadha Ramadhan

Ilustrasi Puasa Qadha Ramadhan (Foto: Masjid Pogung Dalangan | Unsplash.com)
Pada Ramadhan 2023 ini, tak semua orang dapat melaksanakan ibadah puasa. Terdapat banyak alasan seorang muslim tidak berpuasa. Wanita hamil, wanita yang sedang haid dan dalam masa nifas, orang yang sakit, dan orang yang sedang bepergian atau musafir tidak bisa melaksanakan puasa.
Namun, sebelum ramadhan di tahun selanjutnya, hutang puasa tersebut harus dibayarkan. Itulah yang disebut sebagai puasa qadha ramadhan.
Mengutip buku berjudul Panduan Terlengkap Ibadah Muslim “Sehari-Hari” karya Habibillah (2018), Puasa qadha adalah puasa yang dilakukan oleh seseorang untuk mengganti puasa wajib yang tertinggal, atau karena satu hal yang membuat seseorang batal puasa wajibnya, tetapi tidak ada unsur kesengajaan, hanya karena tidak mampu menjalankan puasa tersebut.
ADVERTISEMENT

Tata Cara dan Bacaan Niat Puasa Qadha Ramadhan

Seperti halnya melaksanakan ibadah puasa lainnya, puasa qadha diwali dengan membaca niat. Bagaimanakah niat puasa qadha. Berikut bacaan Arab, Latin, beserta artinya.
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِفَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ‘an qadha’I fardhi syahri Ramadhana lillahi ta’ala
Artinya: “Aku berniat untuk meng-qadha puasa Ramadhan esok hari karena Allah SWT.”
Selayaknya puasa ramadhan, puasa qadha dilakukan setelah terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari. Pada saat menjalankan ibadah puasa qadha, umat muslim juga dianjurkan untuk mengerjakan beberapa amalan. Amalan yang dapat dilakukan adalah berzikir, mengaji, dan sholat dhuha.
Perlu diingat bahwa saat menjalan puasa qadha, maka dianjurkan untuk melakukannya secara berurutan. Selain itu, seseorang harus melakukan puasa qadha sebanyak puasa ramadhan yang telah ditinggalkan.
ADVERTISEMENT
Lalu bagaimana jika lupa jumlah hari meninggalkan puasa ramadhan? Maka umat muslim harus menjalankan puasa qadha dengan mengambil jumlah terbanyak hutang puasa.
Itulah pengertian, niat, dan juga tata cara puasa qadha ramadhan yang wajib diketahui umat islam. Semoga artikel ini dapat membantumu dalam mengerjakan puasa qadha ya. (FAR)