Pengertian Upaweda dan Kelompok Jenisnya dalam Agama Hindu

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Di agama Hindu, pengertian upaweda adalah kitab-kitab yang menunjang pemahaman dari weda. Upaweda merupakan kelompok kedua dari Weda Smrti. Upaweda sama pentingnya dengan Wedangga.
Upaweda dapat digolongkan dalam beberapa jenis. Salah satu contoh kelompok jenis dari upaweda adalah purana dan ayur weda.
Pengertian Upaweda dalam Agama Hindu
Dikutip dari buku Sejarah Terlengkap Agama-Agama di Dunia, Imron (2015), ajaran agama Hindu bersumber pada kitab suci atau susastra suci keagamaan yang disusun dalam masa yang amat panjang dan berabad-abad.
Kitab suci tersebut bernama weda. Weda berisi kumpulan sastra kuno dari zaman india kuno dan memiliki jumlah yang banyak serta luas. Lantas, apa yang disebut sebagai upaweda? Pengertian upaweda adalah kitab-kitab yang dapat menunjang pemahaman weda.
Upaweda juga disebut sebagai weda tambahan. Hal itu karena upaweda menjelaskan weda dengan bahasa yang mudah dimengerti.
Kelompok Jenis Upaweda
Upaweda memiliki beberapa bagian atau kelompok jenis. Berikut penjelasannya.
1. Kitab Itihasa
Kitab itihasa adalah epos yang menceritakan tentang sejarah perkembangan raja-raja dan juga kerajaan-kerajaan Hindu pada masa lalu. Kitab itihasa terbagi menjadi dua, yaitu Ramayana dan mahabharata.
Ramayana disusun oleh Rsi Walmiki. Isi dari Ramayana dikelompokkan dalam tujuh kanda dan bentuknya syair. Tiap kanda berisi kejadian yang menggambarkan cerita yang menarik.
Sementara Mahabharata disusun oleh Maharsi Wyasa. Isi dari Mahabharata adalah tentang cerita kehidupan keluarga Bharata dan menceritakan pecahnya perang saudara antara bangsa Arya.
2. Kitab Ayur Weda
Kitab ayur weda membahas mengenai bidang kesehatan jasmani maupun rohani dengan berbagai macam sistem sifatnya. Jika ditinjau dari isinya, ayur weda terdiri dari delapan bidang ilmu, sebagai berikut:
Salkya
Kayakitsa
Bhuta widya
Kaumara bhrtya
Agada tantra
Rasayama tanta
Wajikarana
3. Kitab Purana
Kitab purana merupakan kitab kedua dari apurweda. Purana berisi tentang kebiasaan yang berlaku pada zaman dahulu dan cerita-cerita kuno. Misalnya adalah penciptaan dunia, silsilah para raja yang memerintah dunia silsilah dewa dan bhatara, dan lain sebagainya.
Selain itu, kitab purana memuat berbagai pokok pemikiran tentang doa, kejadian alam semesta, tata cara upacara keagamaan, petunjuk berziarah ke tempat suci. Kitab purana terdiri dari delapan belas buah.
Baca juga: Mengenal Makna Pemaridan Guru dalam Agama Hindu
Jadi, pengertian upaweda adalah kitab yang dapat menunjang pemahaman dari weda. Semoga penjelasan tadi dapat menambah pengetahuan tentang agama Hindu dan kitab-kitabnya. (FAR)
