Penggunaan Kosakata Baku dan Kalimat Efektif yang Baik dalam Bahasa Indonesia

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perhatikan penggunaan kosakata baku dan kalimat efektif pada tulisan. Sudahkah tulisan tersebut memenuhi standar Bahasa Indonesia yang baik dan benar? Seperti yang diketahui, menulis menggunakan kalimat efektif dan kosakata yang baku tidak mudah untuk dilakukan. Meskipun asli orang Indonesia, namun masih banyak masyarakat yang merasa kesulitan dalam menerapkan bahasa formal. Padahal, bahasa yang formal wajib digunakan ketika membuat berita atau karya tulis ilmiah. Salah satu penyebab masyarakat merasa kesulitan dalam memakai bahasa baku dan kalimat efektif adalah karena tidak terbiasa menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, masih belum terlambat untuk mempelajarinya. Penjelasan mengenai penggunaan kosakata baku dan kalimat efektif akan dibahas lebih lanjut di artikel ini.
Ciri-ciri Kalimat Efektif pada Bahasa
Mengutip buku Tematik 5I Benda-benda di Sekitar Kurikulum 2013 Revisi 2016 oleh Ristu Prastiwi (2021), kalimat efektif merupakan sebuah kalimat yang memiliki susunan kata yang mudah dimengerti oleh pendengar atau pembaca.
Sebuah kalimat bisa dikatakan efektif apabila pokok ide yang terkandung di dalamnya bisa dicerna secara mudah, jelas, dan lengkap. Ciri-ciri kalimat efektif Bahasa Indonesia yaitu sebagai berikut:
Kalimatnya menggunakan diksi yang tepat.
Memiliki unsur utama berupa subjek dan predikat.
Ditulis menggunakan kaidah penulisan yang sesuai EYD (Ejaan Yang Disempurnakan)
Tidak menggunakan kata-kata yang mubazir
Menerapkan bentuk bahasa yang konsisten
Struktur kalimat yang bervariasi
Setiap kalimatnya bersifat koheren (berhubungan) dan paralel
Menggunakan bahasa yang sistematis dan logis
Ciri-ciri Kosakata Baku
Setelah mengetahui ciri-ciri kalimat efektif, bagaimana ciri-ciri kosakata baku?
Kosakata baku umumnya diterapkan saat berada di acara formal. Ciri-ciri kosakata baku yaitu sebagai berikut:
Tidak dipengaruhi oleh bahasa daerah maupun bahasa asing.
Kosakata baku bukan termasuk ragam bahasa percakapan.
Jika memakai kata imbuhan, maka diterapkan secara yang ekplisit.
Pemakaiannya sesuai konteks kalimat.
Tidak rancu atau tidak mengandung makna ganda.
Hemat kata, sehingga tidak menambahkan kata yang tidak dibutuhkan.
Tidak mengandung kalimat hiperkorek.
Ciri-ciri kalimat efektif dan baku yang dibahas di atas bisa dijadikan panduan dalam berkomunikasi di acara formal ataupun menulis karya tulis ilmiah. Dengan begitu, Anda sudah berupaya untuk mengikuti kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai KBBI. (DLA)
