Penjelasan Cara Melakukan Start Pendek dalam Atletik dan Cara Mencegah Cedera

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jelaskan cara melakukan start pendek dalam atletik adalah soal yang akan ditanyakan dalam pelajaran PJOK. Pada pelajaran PJOK, murid akan diberikan materi atletik termasuk tentang lari jarak pendek.
Seperti olahraga atletik lainnya, dalam lari jarak pendek terdapat tahapan penting yang harus dilakukan. Tahapan tersebut adalah start, teknik berlari, hingga saat mencapai garis akhir. Ketiga tahapan itu memiliki cara dan tekniknya tersendiri.
Cara Melakukan Start Pendek dalam Atletik
Dalam lari jarak pendek terdapat tiga teknik start, yaitu jongkok, melayang, dan berdiri. Start jongkok terbagi menjadi tiga jenis, yakni start pendek, menengah, dan panjang.
Lalu apa jawaban yang tepat untuk soal “jelaskan cara melakukan start pendek dalam atletik”? Berikut caranya yang harus diketahui sebelum melakukan lari pendek.
Hal pertama yang dilakukan adalah dengan melakukan sikap permulaan.Dikutip dari buku Mengenai Olahraga Atletik (Cabang Lari dan Lempar), Yuliatin dan Haryanto (2012), sikap permulaan start pendek yaitu: berdiri tegak kedua kaki rapat, lengan lurus di samping badan, dan pandangan lurus ke depan.
Setelah itu, langkahkan kaki kiri ke arah depan dengan jari-jari kaki juga lurus ke depan.
Letakkan ujung jari kaki belakang sejajar dengan tumit pada kaki depan.
Pastikan jarak antara kedua kaki yaitu satu kepalan tangan.
Setelah itu, letakkan kedua lengan lurus dengan bahu.
Jari-jari tangan harus dalam posisi rapat, sementara ibu jari terbuka dengan membentuk huruf “v” terbalik di belakang garis start.
Cara Mencegah Cedera Saat Olahraga Atletik
Setiap olahraga termasuk atletik berpotensi menimbulkan cedera. Agar dapat terhindar dari cedera, terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan sebagai berikut.
1. Pemanasan dan Pendinginan yang Cukup
Cara pertama yang dapat dilakukan agar mencegah terjadinya cedera adalah melakukan pemanasan dan pendinginan. Pemanasan memiliki fungsi menyiapkan otot badan agar tidak terkejut saat melakukan olahraga.
Pemanasan dapat dilakukan dengan berjalan cepat atau jogging secara bertahap. Setelah selesai olahraga, jangan lupa untuk melakukan pendinginan.
2. Menggunakan Sepatu Lari
Saat berlari, maka seseorang harus menggunakan sepatu olahraga khusus yang nyaman. Hal itu agar melindungi area kaki dari cedera.
Baca juga: Aturan Perlombaan Lomba Lari Jarak Pendek
Itulah jawaban dari soal “jelaskan cara melakukan start pendek dalam atletik”. Sebelum melakukan olahraga tersebut, pahami cara start yang tepat dan pencegahan agar terhindar dari cedera. (FAR)
