Penjelasan Organisme Autotrof Lengkap dengan Contohnya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pertanyaan “Jelaskan yang dimaksud dengan organisme autotrof” merupakan materi soal latihan dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam, khususnya konsentrasi Biologi.
Salah satu ciri yang dapat diketahui dari organisme autotrof adalah memiliki kemampuan untuk memproduksi makanannya sendiri. Jenis organisme autotrof ini dapat ditemukan dengan mudah di lingkungan sekitar.
Organisme Autotrof dan Penjelasan Lainnya dalam Biologi
Jadi apa jawaban dari "Jelaskan yang dimaksud organisme autotrof?" Mengutip buku Pengantar Bercocok Tanam Agroekologis, Nuni Gofar, dkk (2021: 54), organisme autotrof adalah organisme yang dapat menghasilkan makanannya sendiri.
Produksi makanan yang dilakukan dalam organisme autotrof berlangsung dengan bantuan energi seperti sinar matahari (fotoautotrof) dan bahan kimia. Organisme autotrof disebut juga sebagai produsen.
Berdasarkan buku Makrozoobentos Sebagai Bioindikator Kualitas Air, Dr. Ika Rosenta Purba, M. Si (2022: 35), menurut jenis sumber energinya, organisme autotrof dikelompokkan menjadi dua, yaitu fotoautotrof dan kemoautotrof. Berikut ini penjelasan perbedaan antara organisme fotoautotrof dan kemoautotrof.
1. Fotoautotrof
Jenis organisme autotrof satu ini menggunakan cahaya matahari sebagai sumber energi untuk memproduksi makanan di dalam tubuhnya.
Contoh organisme autotrof yang termasuk ke dalam jenis fotoautotrof adalah alga dan tumbuhan hijau atau tanaman berklorofil seperti pohon mangga, daun pandan, sayur sawi, hingga bunga anggrek, ganggang hijau, atau ganggang biru.
2. Kemoautotrof
Seperti namanya, organisme autotrof ini menggunakan reaksi kimia sebagai sumber energi untuk memproduksi makanan di dalam tubuhnya. Contoh organisme autotrof yang termasuk ke dalam jenis kemoautotrof adalah bakteri nitrit, bakteri belerang, dan bakteri besi.
Organisme autotrof dapat diketahui dengan mengidentifikasi beberapa ciri yang dimiliki suatu organisme. Berikut ini adalah ciri-ciri umum organisme autotrof:
Memiliki zat hijau daun atau klorofil dalam tubuhnya.
Memiliki kemampuan untuk memproduksi organisme.
Umumnya organisme berasal dari tumbuhan dan beberapa bakteri.
Dapat memproduksi makanannya sendiri di dalam tubuhnya.
Mampu bertahan hidup di lingkungan berair atau terestrial
Baca juga: Pengertian dan Bagian-Bagian Organisme Heterotrof
Sekian pembahasan tentang pertanyaan jelaskan yang dimaksud organisme autotrof yang disajikan lengkap dengan contoh, ciri-ciri, beserta jenisnya. Pengenalan organisme autotrof ini dapat menambah wawasan tentang jenis organisme yang ada di lingkungan sekitar. (DAP)
