Konten dari Pengguna

Penjelasan Pengaruh Pendekatan Klasik dalam Teori Organisasi

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Pengaruh Pendekatan Klasik dalam Teori Organisasi. Foto: dok. Unsplash/Annie Spratt
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pengaruh Pendekatan Klasik dalam Teori Organisasi. Foto: dok. Unsplash/Annie Spratt

Jelaskan pengaruh pendekatan klasik dalam teori organisasi! Diketahui terdapat beberapa jenis pendekatan dalam teori organisasi, salah satunya adalah pendekatan klasik.

Melalui pendekatan ini, kemudian muncul berbagai pengaruh pada organisasi. Mulai dari bentuk organisasi maupun dalam menjalankan tugas dan kewajiban dalam organisasi.

Pembahasan Pengaruh Pendekatan Klasik dalam Teori Organisasi

Ilustrasi Pengaruh Pendekatan Klasik dalam Teori Organisasi. Foto: dok. Unsplash/Brooke Cagle

Pendekatan klasik dalam teori organisasi adalah pendekatan yang paling awal muncul dalam perkembangan manajemen modern. Pendekatan ini juga dikenal sebagai pendekatan tradisional.

Pendekatan ini meyakini bahwa organisasi merupakan suatu sistem formal yang terdiri atas beberapa individu yang bekerja untuk mencapai tujuan bersama.

Dikutip dari dalam buku berjudul Buku Ajar Organisasi Manajemen, Dewi Yuniar, S.K.M., M.Kes., Chaerunnisa AR, S.K.M., M.Kes. (2023: 59), pendekatan klasik sangat memerhatikan pembagian kerja, spesialisasi, dan standar dalam mendesain organisasi, sehingga organisasi yang dibentuk dapat efektif dan efisien untuk mencapai tujuan. Efisien dan efektif berarti semua unsur manajemen berdaya guna dan berhasil guna.

Mengutip dari dalam buku berjudul Teori Organisasi dalam Perspektif Pendidikan, Dr. Nurdin, M.Pd., ‎Dr. Endang Herawan, M.Pd. (2023: 165), pendekatan klasik mendasarkan pada pengaturan dan merumuskan cara kerja yang paling efisien yang didasarkan pada pandangan bahwa:

  1. Setiap pekerjaan bisa dianalisis secara ilmiah untuk menemukan cara terbaik dalam melaksanakan berupa metode kerja baku yang efisien.

  2. Metode kerja baku belum sesuai dengan keinginan pekerja, tetapi pekerja bisa dimotivasi dengan imbalan finansial agar bersedia melaksanakan. Pendekatan klasik ini mendasarkan pada pembagian kerja, spesialisasi, dan standar dalam mendesain organisasi sehingga organisasi dapat efektif dan efisien dalam mencapai tujuannya.

Konsep spesialisasi dengan standar kerja tersebut memiliki pengaruh terhadap bentuk organisasi sebab adanya pemisahan secara tegas dengan pekerjaan yang jenisnya berbeda yang berpengaruh pada pembagian kerja. Selain itu, penggunaan standar kerja yang dapat digunakan untuk mengontrol kinerja dari pekerja juga ikut menjadi faktornya.

Adanya standar kerja memungkinkan untuk menetapkan besarnya upah untuk memotivasi pekerja juga termasuk salah satunya. Adanya pendekatan klasik ini memiliki pengaruh tertentu dalam teori organisasi.

Berikut ini pembahasan dari "Jelaskan pengaruh pendekatan klasik dalam teori organisasi!", baik dalam bentuk organisasi maupun pengorganisasian:

  • Penegasan mengenai perlunya keseimbangan antara tanggung jawab dan wewenang yang terdapat pada suatu jenis pekerjaan

  • Pemisahan tugas-tugas yang berbeda dan pengelompokan tugas yang sejenis atau pengorganisasian secara fungsional dan adanya spesialisasi tugas dalam organisasi

  • Memperkenalkan penggunaan standar baik untuk metode kerja maupun yang menyangkut waktu kerja sehingga bisa digunakan untuk mengontrol performasi kerja karyawan

Baca juga: Tokoh dalam Teori Desain Organisasi Pandangan Klasik

Sekian ulasan ringkas mengenai jawaban dari "Jelaskan pengaruh klasik dalam teori organisasi!". Ulasan ini dapat dijadikan sebagai pengetahuan tambahan yang bermanfaat. (DAP)