Penjelasan Salah Satu Bentuk Latihan untuk Meningkatkan Kelincahan

Penulis kumparan
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Menjaga kesehatan dan kelincahan tubuh merupakan hal yang sangat penting. Selain mengonsumsi makanan sehat, kesehatan bisa dijaga dengan rajin berolahraga. Salah satu bentuk latihan untuk meningkatkan kelincahan adalah lari zig-zag.
Selain lari zig-zag, masih ada beberapa bentuk latihan lain yang bisa dicoba. Tentunya latihan ini harus diimbangi dengan istirahat yang cukup.
Baca Juga: Tingkat Kelincahan Seseorang Ditentukan oleh Apa? Ini Penjelasannya
Salah Satu Bentuk Latihan untuk Meningkatkan Kelincahan
Sebelum membahas latihan untuk meningkatkan kelincahan, ketahui apa yang dimaksud dengan kebugaran jasmani terlebih dahulu.
Dikutip dari Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan untuk SMA Kelas XI oleh Gilang (2007: 57-59), kebugaran jasmani adalah kondisi fisik yang berhubungan dengan kesanggupan pekerjaan secara optimal dan efisien.
Kebugaran jasmani sangat dibutuhkan oleh manusia, karena berkaitan dengan kegiatan manusia yang butuh melakukan pekerjaan dan bergerak. Kebugaran jasmani bisa dilatih. Unsur dari kebugaran jasmani yang bisa dilatih adalah latihan peningkatan kelincahan.
Salah satu bentuk latihan untuk meningkatkan kelincahan adalah lari zig-zag. Selain itu, ada lari bolak-balik, jongkok-berdiri, dan sebagainya. Berikut penjelasannya:
1. Lari Zig-zag
Lari zig-zag atau lari berbelok-belok bertujuan untuk melatih kemampuan berubah arah dengan cepat dan tepat tanpa kehilangan keseimbangan. Cara melakukannya adalah sebagai berikut:
Pelaku berlari bolak-balik secara cepat sebanyak 2 sampai 3 kali di antara beberapa titik (contohnya adalah antara 4-5 titik).
Jarak setiap titik diatur sekitar 2 meter.
2. Lari Bolak-balik
Lari bolak-balik merupakan latihan dengan mengubah gerak tubuh arah lurus. Tujuan dari latihan ini adalah untuk melatih mengubah gerak tubuh arah lurus. Cara melakukannya adalah:
Lari bolak-balik dengan secepat mungkin dilakukan sebanyak 6 sampai 8 kali (jarak sekitar 4-5 meter).
Tiap sampai di satu titik batas, pelaku harus berusaha untuk mengubah arah untuk berlari ke arah titik larinya.
Jarak antara kedua titik relatif berdekatan dan jumlah pengulangan tidak terlalu banyak agar tidak terjadi kelelahan.
3. Latihan Jongkok-Berdiri
Latihan jongkok-berdiri tujuannya adalah untuk melatih mengubah posisi tubuh dari jongkok ke berdiri dengan tegak. Cara melakukannya adalah:
Jongkok dengan menumpukkan kedua lengan di lantai.
Pandangan ke arah depan.
Kedua kaki dilemparkan ke belakang sampai lurus dengan sikap badan telungkup dalam kondisi terangkat.
Lalu, secara serentak kedua kaki ditarik ke depan dan kembali ke tempat semula.
Lakukan secara berulang-ulang.
4. Shuttle Run
Shuttle run adalah lari bolak-balik yang tujuannya untuk melatih kelincahan dan meningkatkan daya tahan kaki. Cara melakukannya adalah sebagai berikut:
Berdiri di garis start sambil mendengarkan aba-aba.
Setelah aba-aba selesai dihitung, lakukan lari bolak-balik secepat mungkin sebanyak 6-8 kali (jarak 4-5 meter).
Setiap kali sampai pada suatu titik sebagai batas, pelari harus secepatnya berusaha mengubah arah untuk berlari menuju titik larinya.
Perlu diperhatikan bahwa jarak antara kedua titik tidak terlalu jauh serta jumlah ulangan tidak terlampau banyak sehingga menyebabkan kelelahan bagi si pelari.
Dalam latihan ini yang diperhatikan ialah kemampuan mengubah arah dengan cepat pada waktu bergerak
5. Squat Thrust
Squat thrust adalah latihan jongkok dan berdiri tegak yang bertujuan untuk melatih mengubah posisi tubuh dengan cepat. Berikut cara melakukannya:
Jongkok sambil menumpukkan kedua lengan di lantai.
Pandangan ke arah depan.
Lemparkan kedua kaki belakang sampai lurus dengan sikap badan telungkup dalam keadaan terangkat.
Kemudian, dengan serentak kedua kaki ditarik ke depan, kemudian kembali ke tempat semula.
Latihan ini dapat dilakukan berulang-ulang dengan gerakan yang sama.
6. Latihan Kelincahan Reaksi
Latihan kelincahan reaksi adalah bentuk latihan yang diperuntukkan untuk melatih kelincahan dalam melakukan suatu reaksi gerakan. Cara melakukannya adalah sebagai berikut:
Berdiri dengan sikap ancang-ancang. Kedua lengan di samping badan dengan siku bengkok sambil memperhatikan aba-aba peluit.
Saat bunyi peluit pertama, lari ke depan secepat-cepatnya.
Saat bunyi peluit kedua, lari mundur secepat-cepatnya.
Saat bunyi peluit ketiga, lari ke samping kiri secepat-cepatnya.
Saat bunyi peluit keempat, lari ke samping kanan secepat-cepatnya.
Latihan ini dapat dilakukan terus-menerus secara berangkai tanpa berhenti dahulu.
7. Latihan Kelincahan Langkah Kaki
Latihan kelincahan langkah kaki adalah bentuk latihan yang bertujuan untuk meningkatkan kelincahan kaki. Latihan ini menggunakan bantuan alat khusus berupa tongkat. Berikut cara melakukannya:
Susun tongkat di lantai dengan jarak 40-50 cm seperti membentuk seperti tangga yang ditidurkan.
Lari di antara sela-sela tongkat dengan lutut sedikit diangkat.
Perhatikan agar kaki jangan sampai menyentuh tongkat.
Latihan ini dapat dilakukan berulang dengan variasi, misalnya dengan melangkah ke samping, maju mundur, dan sebagainya.
Salah satu bentuk latihan untuk meningkatkan kelincahan adalah lari zig-zag. Yang tidak kalah penting adalah menerapkan pola hidup sehat dengan makan makanan sehat dan istirahat yang cukup.
Baca Juga: Tujuan Utama Latihan Kebugaran bagi Kesehatan Tubuh
(KRIS & SFR)
