Penjelasan tentang Hak Perlindungan Anak dan Contoh Penerapannya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jelaskan tentang hak perlindungan anak! Setiap anak memiliki hak untuk mendapatkan perlindungan. Ada berbagai contoh penerapan hak perlindungan anak yang dapat diwujudkan dalam kehdiupan sehari-hari.
Sebelum mengetahui seperti apa hak perlindungan anak beserta contoh penerapannya, penting untuk mengenal definisi hak secara umum terlebih dahulu.
Jelaskan tentang Hak Perlindungan Anak dan Contoh Penerapannya beserta Landasan Hukumnya!
Mengutip dari dalam buku berjudul Pengantar Ilmu Hukum: Mengenal Tata Nilai, Norma Dan Falsafah Dasar Pembentukan Ilmu Hukum, Dr. Erma Rusdiana, S.H., M.H., Dr. H. Ahmad Agus Ramdlany, S.H., M.H (2022: 162), pengertian hak secara etimologi adalah suatu kewenangan yang mutlak menjadi hak milik dan penggunaannya tergantung kepada pemegang hak sendiri.
Ada berbagai macam hak yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya adalah hak perlindungan anak.
Jelaskan tentang hak perlindungan anak! Hak perlindungan anak merupakan hak yang wajib dijalankan oleh berbagai pihak yang ada dalam lingkungan masyarakat, bahkan juga pemerintah.
Dikutip dari dalam buku berjudul Modul Formasi: Untuk Pelayanan Profesional Gereja Katolik Indonesia, Badan Kerjasama Bina Lanjut Imam Indonesia (BKBLII) (2020:148), pihak yang bertanggung jawab dalam penyelenggaraan perlindungan anak adalah negara, pemerintah, pemerintah daerah, masyarakat, keluarga, dan orang tua atau wali (Pasal 20 UUPA).
Hak perlindungan anak merupakan hak yang wajib diperoleh setiap anak yang mencakup segala kegiatan untuk menjamin dan melindungi anak dan hak-haknya. Dengan adanya hak perlindungan anak ini, anak dapat hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi, secara optimal.
Hak perlindungan anak ini melindungi anak dari kekerasan dan diskriminasi. Ada berbagai hukum yang membahas tentang perlindungan anak. Berikut ini adalah beberapa contohnya.
Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 Tentang HAM.
Undang-Undang Nomor 23 tahun 2004 Tentang Penghapusan KDRT.
Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.
Hak perlindungan anak ini dapat mencakup perlindungan dari kekerasan fisik, seperti penyiksaan, penganiayaan, dan pemukulan, atau bahkan perlindungan dari kekerasan psikis, seperti penghardikan. Selain itu, perlindungan dari penelantaran anak juga termasuk salah satu wujud penerapan hak perlindungan anak.
Baca juga: 3 Contoh Perbedaan Hak Asasi Manusia dan Hak Warga Negara
Sekian ulasan singkat mengenai jelaskan tentang hak perlindungan anak dan contoh penerapannya. Dengan pembahasan ini, siswa dapat mengetahui definisi hak dan hak perlindungan anak. (DAP)
