Konten dari Pengguna

Penjelasan Tentang Soko Guru Demokrasi Universal

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Penjelasan Tentang Soko Guru Demokrasi Universal (Foto: Aditya Joshi | Unsplash.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Penjelasan Tentang Soko Guru Demokrasi Universal (Foto: Aditya Joshi | Unsplash.com)

Indonesia adalah negara demokrasi. Oleh sebab itu, materi tentang demokrasi sudah diajarkan sejak di jenjang SMP. Dulu sewaktu sekolah, kalian pasti pernah mendapat soal seperti: jelaskan soko guru demokrasi universal!

Kira-kira apa jawabannya? Simak terus artikel ini untuk mendapatkan penjelasannya.

Soko Guru Demokrasi Universal

Ilustrasi Soko Guru Demokrasi Universal (Foto: Phil Scroggs | Unsplash.com)

Dikutip dari Demokrasi dan Hak Asasi Manusia oleh Suarlin dan Fatmawati (2022), istilah demokrasi berasal dari bahasa Yunani yaitu, demos yang artinya rakyat atau kekuasaan suatu tempat dan cratein yang berarti kekuasaan atau kedaulatan.

Jadi, demos-cratos atau demokrasi adalah kedaulatan rakyat, kekuasaan tertinggi berada dalam keputusan rakyat, rakyat yang berkuasa, pemerintahan rakyat dan kekuasaan rakyat. Berikut ini beberapa pengertian demokrasi menurut para ahli:

  • Mohammad Hatta. Demokrasi sebagai sebuah pergeseran dan penggantian kedaulatan raja menjadi kedaulatan rakyat.

  • Abraham Lincoln. Demokrasi adalah pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.

  • Sidney Hook. Demokrasi adalah bentuk pemerintahan dimana keputusan-keputusan pemerintahan yang penting secara langsung atau tidak langsung didasarkan pada kesepakatan mayoritas yang diberikan secara bebas dari rakyat dewasa.

Jadi, demokrasi adalah gagasan atau pandangan hidup yang mengutamakan persamaan hak dan kewajiban serta perlakuan yang sama bagi semua warga negara.

Soko guru demokrasi universal dapat diartikan sebagai tiang-tiang yang menjadi penyangga untuk membangun dan mendirikan tatanan demokratis dan juga berfungsi sebagai indikator sejauh mana demokrasi ditegakkan.

Dalam Pendidikan Kewarganegaraan untuk Kelas VIII (2006), Abdulkarim menjelaskan bahwa prinsip-prinsip demokrasi bisa ditinjau dari pendapat Almadudi yang kemudian dikenal sebagai “soko guru demokrasi”. Menurut Almadudi, prinsip-prinsip demokrasi adalah sebagai berikut:

  1. kedaulatan rakyat;

  2. pemerintahan berdasarkan persetujuan dari yang diperintah;

  3. kekuasaan mayoritas;

  4. hak-hak minoritas;

  5. jaminan hak asasi manusia;

  6. pemilihan yang bebas dan jujur;

  7. persamaan di depan hukum;

  8. proses hukum yang wajar;

  9. pembatasan pemerintah secara konstitusional;

  10. pluralisme sosial, ekonomi, dan politik;

  11. nilai-nilai toleransi, pragmatisme, kerja sama, dan mufakat.

Ciri Demokrasi

Berikut ini ciri demokrasi menurut G. Bingham Powell Jr:

  • Pemerintah mengklaim dirinya mewakili hasrat para warga negara

  • Klaim tersebut berdasarkan pada pemilihan kompetitif secara berkala antara calon alternatif

  • Kebanyakan orang dewasa dapat ikut serta, baik sebagai pemilih maupun sebagai calon untuk dipilih

  • Pemilihan dilakukan secara bebas

  • Para warga negara memiliki kebebasan-kebebasan dasar, yaitu kebebasan berbicara, kebebasan pers, kebebasan berkumpul, kebebasan berorganisasi, serta membentuk partai politik

Baca juga: 7 Kunci Pokok Sistem Pemerintahan Indonesia dalam UUD 1945

Demikian penjelasan tentang soko guru demokrasi universal. Sebagai negara demokrasi, masalah yang dihadapi oleh Indonesia adalah upaya untuk meningkatkan kehidupan ekonomi dan membangun kehidupan sosial politik secara demokratis dalam masyarakat yang plural. (KRIS)