Penyebab dan Mekanisme Stomata Tumbuhan Membuka

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Stomata merupakan salah satu bagian dari tumbuhan yang memiliki peran cukup penting. Pasalnya stomata merupakan mulut daun yang berfungsi untuk mengatur pertukaran gas pada tumbuhan. Lalu stomata tumbuhan membuka pada saat keadaan seperti apa? Berikut adalah penjelasannya.
Baca juga: Pengertian dan Cara Kerja Stomata pada Daun Tumbuhan
Mekanisme Stomata Tumbuhan Membuka Pada Saat Kelebihan Cairan
Dikutip dari buku Seri IPA Biologi SMP Kelas VIII karya Deswaty Furqonita, (Yudhistira Ghalia Indonesia) dijelaskan bahwa stomata merupakan celah yang dibatasi oleh dua sel penjaga. Sel penjaga mempunyai penebalan dinding khusus pada bagian tertentu.
Stomata sendiri bisa diibaratkan sebagai mulut bagi daun yang bisa membuka dan menutup untuk mengatur pertukaran gas. Pertukaran gas ini sangat membantu bagi tumbuhan terutama saat fotosintesis.
Letak dari stomata biasanya berada di bagian bawah daun, batang dan rimpang. Lalu bagaimana cara kerja atau mekanisme membuka dan menutupnya stomata? Berikut adalah penjelasannya.
Stomata akan membuka jika tekanan turgor sel penutup tinggi dan menutup jika tekanan turgor sel penutup rendah. Ketika air dari sel tetangga memasuki sel penutup, sel penutup akan memiliki tekanan turgor yang tinggi. Sementara itu, sel tetangga yang telah kehilangan air akan mengerut, sehingga menarik sel penutup ke belakang, maka stomata terbuka.
Sebaliknya, ketika air meninggalkan sel penutup dan menuju ke dalam sel tetangga, maka tekanan turgor di dalam sel penutup akan menurun (rendah). Sementara itu, sel tetangga yang mengakumulasi lebih banyak air akan menggelembung, sehingga mendorong sel penutup ke depan, maka stomata tertutup.
Menutupnya stomata akan menurunkan jumlah CO2 yang masuk ke dalam daun sehingga akan mengurangi laju fotosintesis. Pada dasarnya proses membuka dan menutupnya stomata bertujuan untuk menjaga keseimbangan antara kehilangan air melalui transpirasi dengan pembentukan gula melalui fotosintesis.
Ada beberapa faktor yang mempengaruhi membuka dan menutupnya stomata pada tumbuhan. Faktor pertama seperti cahaya matahari, konsentrasi gas Co2 dan asam absisat atau ABA.
Di mana matahari akan merangsang sel penjaga menyerap ion K + dan air, sehingga stomata membuka pada pagi hari. Konsentrasi CO2 yang rendah didalam daun juga menyebabkan stomata membuka.
Demikian adalah penjelasan mengenai mekanisme membuka dan menutupnya stomata pada tumbuhan. (WWN)
