Penyebab Peradaban Hindu Mudah Diterima oleh Masyarakat Indonesia

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Peradaban Hindu mudah diterima oleh masyarakat Indonesia karena beberapa faktor. Salah satunya, yakni karena bangsa Indonesia mempunyai sifat terbuka dalam menerima budaya asing. Adapun budaya Hindu masuk ke Nusantara melalui jalur perdagangan.
Hal ini disebabkan karena letak Indonesia yang strategis dari segi jalur pelayaran dan perdagangan. Melalui jaringan perdagangan tersebut, terjadi simbiosis mutualisme pada masyarakat Indonesia dan penyebar agama Hindu.
Apa Penyebab Peradaban Hindu Mudah Diterima oleh Masyarakat Indonesia?
Mengutip buku Sejarah Indonesia dan Dunia, Vedra Octa, dkk (2022), kebudayaan Hindu masuk ke Indonesia pada abad ke-1 Masehi. Peradaban Hindu mudah diterima oleh masyarakat Indonesia karena beberapa faktor berikut.
1. Bangsa Indonesia Memiliki Sifat Terbuka
Alasan kebudayaan Hindu dengan mudah diterima di rakyat Nusantara karena bangsa Indonesia memiliki sifat terbuka dalam budaya asing.
Hal ini disebut juga dengan local genius, yakni kemampuan masyarakat setempat dalam menghadapi pengaruh budaya asing pada saat berhubungan dengan budaya lokal. Alhasil, terjadilah proses akulturasi.
2. Kesamaan Budaya
Sebelum peradaban Hindu masjk, masyarakat Indonesia telah memiliki kepercayaan sendiri yang dinamakan dinamisme. Kepercayaan ini hampir mirip dengan ajaran Hindu, yakni pemujaan terhadap alam dan roh leluhur. Kesamaan tersebut memudahkan integrasi berbagai elemen Hindu ke dalam budaya lokal.
3. Pendekatan yang Dinamis
Penyebaran ajaran Hindu di Indonesia tidak dilakukan dengan paksaan, tetapi melalui pendekatan yang dinamis. Agama dan budaya agama ini disesuaikan dengan kepercayaan dan adat lokal, sehingga masyarakat lebih mudah dalam menerimanya tanpa harus meninggalkan tradisi mereka.
4. Lokasi Lalu Lintas Perdagangan yang Strategis
Masuknya Hindu ke Indonesia banyak dibawa oleh para pedagang dari India yang datang untuk berdagang. Hubungan ekonomi yang baik antara pedagang India dan penduduk lokal membuka jalan bagi pertukaran budaya dan agama.
5. Pengaruh Politik
Tidak sedikit kerajaan Hindu di Indonesia yang menggunakan pengaruh politiknya sebagai dasar legitimasi kekuasaan mereka. Sebut saja Kerajaan Kutai, Majapahit, dan Tarumanegara yang memberikan dorongan politik kepada masyarakat untuk menerima ajaran dan budaya Hindu.
Baca juga: Perbedaan Fungsi Candi dalam Agama Hindu dan Agama Buddha
Jadi, peradaban Hindu mudah diterima oleh masyarakat Indonesia karena beberapa faktor. Adapun faktor-faktor tersebut yaitu sifat terbuka nenek moyang, kesamaan budaya, pendekatan yang dinamis, lalu lintas perdagangan yang strategis, dan pengaruh politik yang kuat. (DLA)
