Konten dari Pengguna

Perbedaan Agama Tidak Menghalangi untuk Terciptanya Persatuan dan Kesatuan

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi untuk Perbedaan Agama Tidak Menghalangi untuk. Sumber: Unsplash/Chang Duong
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi untuk Perbedaan Agama Tidak Menghalangi untuk. Sumber: Unsplash/Chang Duong

Perbedaan agama tidak menghalangi untuk terciptanya persatuan dan kesatuan dalam kehidupan masyarakat. Perbedaan wajib disikapi dengan bijaksana. Ada beberapa agama yang diakui di Indonesia dan setiap warga negara bebas memeluk agama apa saja.

Kebebasan untuk memeluk agama dan menjalankan ajaran agama adalah hak setiap warga negara. Hal ini membuat masyarakat menganut ajaran agama yang berbeda-beda.

Perbedaan Agama Tidak Menghalangi untuk Terciptanya Persatuan dan Kesatuan dalam Kehidupan Bermasyarakat

Ilustrasi untuk Perbedaan Agama Tidak Menghalangi untuk. Sumber: Unsplash/Jem Sahagun

Perbedaan agama tidak menghalangi untuk terciptanya persatuan dan kesatuan dalam kehidupan bermasyarakat. Perbedaan yang ada dalam masyarakat tidak boleh menjadi pemecah persatuan dan kesatuan yang ada.

Perbedaan yang ada justru bisa memperkaya masyarakat Indonesia apabila disikapi dengan tepat. Oleh karena itu, setiap warga negara Indonesia harus memiliki sikap toleransi agar bisa menjalankan kehidupan secara damai dan tenang.

Mengutip dari Semua Bisa Pintar Ulangan Harian Tematik Kelas 4 SD, Zulkifli dan Utari (2022:321), toleransi adalah sikap terbuka dalam menyikapi perbedaan yang ada. Perbedaan ini bisa terjadi dalam banyak hal seperti agama, gender, budaya, dan lainnya.

Indonesia mengakui 6 agama, yaitu Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Khonghucu. Sikap toleransi antarumat beragama harus diajarkan sedini mungkin. Toleransi beragama adalah menghormati perbedaan agama namun tetap teguh pada agamanya sendiri.

Berikut beberapa contoh sikap toleransi antarumat beragama.

  • Tidak berkomentar atau mengucapkan sesuatu yang menghina keyakinan agama lain.

  • Menghormati dan memberi dukungan ketika ada umat agama lain yang sedang merayakan hari besar keagamaan atau sedang beribadah.

  • Menghargai simbol-simbol agama lain, misalnya dengan cara tidak merusak tempat ibadah agama lain dan tidak menghina simbol keagamaan.

  • Tidak berasumsi negatif tentang orang lain berdasarkan agama yang dianut orang tersebut.

  • Ikut serta dalam kegiatan sosial dengan komunitas agama berbeda, misalnya seperti kegiatan penggalangan dana, kampanye sosial, dan proyek kemanusiaan lainnya.

  • Memberi rasa aman kepada setiap umat beragama yang sedang beribadah. Kegiatan ibadah setiap agama tidak boleh diganggu dengan alasan apa pun.

Baca juga: Sikap yang Harus Dipupuk untuk Mencegah Terjadinya Konflik

Jadi, perbedaan agama tidak menghalangi untuk terciptanya persatuan dan kesatuan dalam masyarakat. Masyarakat harus bisa bersikap toleransi kepada umat dari agama lain agar bisa hidup dengan damai. (KRIS)