Konten dari Pengguna

Perbedaan antara Meteoroid, Meteor, dan Meteorit dalam Astronomi

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jelaskan perbedaan antara meteoroid, meteor, dan meteorit dalam astronomi. Sumber: unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Jelaskan perbedaan antara meteoroid, meteor, dan meteorit dalam astronomi. Sumber: unsplash.com

Dalam ilmu astronomi, ada banyak sekali benda ruang angkasa yang menarik untuk diketahui. Misalnya seperti meteoroid, meteor, dan meteorit yang sekilas tampak sama padahal nyatanya berbeda. Lantas, bisakah Anda jelaskan perbedaan antara meteoroid, meteor, dan meteorit dalam astronomi?

Jika Anda masih bingung dalam mengenali perbedaan ketiganya, simak jawaban selengkapnya dalam artikel ini, ya.

Perbedaan antara Meteoroid, Meteor, dan Meteorit dalam Ilmu Astronomi

Jelaskan perbedaan antara meteoroid, meteor, dan meteorit dalam astronomi. Sumber: unsplash.com

Mengutip dari buku Super Complete SMP/MTs 7,8,9 karya Elis Khoerunnisa, Putriani Khairun Nisa, dan Elisa Suhartini (2020:241), perbedaan meteoroid, meteor, dan meteorit bisa dilihat dari letak posisi ketiganya. Selain itu, perbedaan ketiganya juga bisa dilihat dari komposisi maupun bentuknya.

Umumnya, bentuk meteoroid seperti sisa debu komet atau asteroid. Sedangkan meteor berbentuk batu yang terbakar dan meteorit berbentuk seperti logam, nikel, atau magnet.

Agar Anda semakin paham tentang perbedaan ketiganya, berikut adalah penjelasan selengkapnya.

1. Meteoroid

Meteoroid merupakan sekumpulan benda berukuran kecil yang tidak mempunyai lintasan tertentu dan bergerak bebas di angkasa dengan kecepatan tinggi. Benda luar angkasa ini mempunyai ukuran yang lebih kecil dibanding asteroid. Namun, lebih besar daripada molekul.

Pembentukan meteoroid dapat terjadi karena adanya tabrakan antar asteroid di angkasa. Adapun meteoroid ini mempunyai sifat yang tidak beraturan, tidak bercahaya, dan juga orbitnya tidak tetap.

2. Meteor

Meteoroid yang memancarkan pijar panas disebut dengan meteor atau bintang jatuh. Benda angkasa ini disebut bintang jatuh karena dari permukaan bumi, meteor akan terlihat seperti bola api berbuntut dengan gerakan yang sangat cepat.

3. Meteorit

Meteorit merupakan sisa batu meteor yang habis terbakar di atmosfer. Pada dasarnya ketika meteor melewati atmosfer memang akan habis terbakar. Namun, jika ada batu yang tersisa, maka batu tersebut akan jatuh ke bumi dan disebut dengan meteorit.

Pada saat meteorit sampai ke bumi, maka akan terjadi ledakan. Adapun ledakan tersebut terjadi karena suhu bumi yang sangat tinggi. Nah, salah satu meteorit yang jatuh dan bahkan membentuk kawah di bumi adalah Wolfe Creek di Australia.

Baca Juga: Mengenal Perbedaan Meteoroid dengan Asteroid sebagai Benda Langit

Demikian penjelasan tentang perbedaan antara meteoroid, meteor, dan meteorit yang menarik untuk diketahui. (Anne)