Perbedaan antara Simpul dan Ikatan Dilihat dari Jenisnya dalam Pramuka

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Simpul dan ikatan merupakan dua hal yang akrab dengan kegiatan Pramuka. Selama ini, banyak yang mengira bawa simpul dan ikatan adalah hal yang sama, padahal sebenarnya berbeda. Tahukah Anda apa perbedaan antara simpul dan ikatan?
Baca Juga: Mengenal Arti dan Tujuan Motto Gerakan Pramuka
Apa Perbedaan Antara Simpul dan Ikatan dalam Pramuka?
Sebelum mengetahui apa perbedaan antara simpul dan ikatan, Anda harus mengetahui bahwa untuk membuat simpul atau ikatan, bahan utama yang diperlukan adalah tali.
Perbedaan pertama antara simpul dan ikatan adalah dari pengertiannya. Mengutip dari buku Pendidikan Seni Rupa SMA untuk Kelass 3 Kurikulum 2004, Dedi Nurhadiat, simpul dapat diartikan sebagai hubungan antara tali dengan tali. Sedangkan, ikatan adalah tali yang terhubung dengan benda lain.
Jenis-jenis Simpul dan Ikatan
Agar lebih jelas mengenai apa perbedaan antara simpul dan ikatan, dapat dilihat dari jenis-jenisnya seperti berikut.
Jenis-jenis simpul antara lain adalah:
Simpul Mati, yang digunakan untuk menyambung dua utas tali yang diameternya sama besar dan memiliki permukaan yang kasar.
Simpul Kembar, digunakan untuk menyambung dua utas tali yang berdiameter sama dan bertekstur licin.
Simpul Anyam, umumnya dipakai untuk menyambung dua utas tali yang diameternya tidak sama dan dalam kondisi kering.
Simpul Anyam Berganda, dimanfaatkan untuk menyambung dua utas tali yang tidak sama besar dan dalam keadaan basah.
Simpul Laso, biasnya digunakan untuk menjerat binatang liar yang bergerak bebas.
Simpul Penarik, yaitu jenis simpul khusus untuk menarik benda-benda yang mempunyai ukuran besar.
Simpul Kursi, umum digunakan untuk mengangkat dan atau menurunkan benda atau orang yang pingsan.
Simpul Erat, yang dimanfaatkan untuk memperpendek ukuran tali tanpa perlu memotongnya.
Simpul Ujung Tali, yaitu jenis simpul yang digunakan untuk mempererat tali pintalan pada ujung tali agar tidak mudah terlepas.
Sedangkan, jenis-jenis ikatan yang biasa digunakan untuk menghubungkan tali dengan benda antara lain adalah:
Ikatan Pangkal, yang biasanya digunakan untuk mengikat tali pada kayu/tiang yang biasanya digunakan pula sebagai landasan untuk memulai suatu ikatan.
Ikatan Kaki Tiga, dimanfaatkan untuk mengikat tiang sebanyak tiga buah yang digunakan sebagai pondasi bangunan. Contoh penggunaannya pada menara pandang, tiang bendera, gapura, dan sebagainya.
Ikatan Tiang, yang dipakai untuk mengikat suatu benda tetapi benda tersebut masih dapat bergerak bebas.
Ikatan Silang, yaitu jenis ikatan yang dimanfaatkan untuk menyambung dua tiang yang memiliki posisi saling bersilangan satu sama lain.
Ikatan Jangkar, digunakan untuk mengikat jangkar atau benda-benda lainnya yang memiliki bentuk berupa cincin/ring.
Ikatan Canggah, khusus untuk menyambung dua tiang guna membuat canggah.
Ikatan Tambatm digunakan untuk menambatkan tali pada suatu benda.
Ikatan Palang, dimanfaatkan untuk mengikat dua buah tiang yang bertemu dalam bentuk palang.
Ikatan Tarik. merupakan jenis ikatan untuk menambatkan tali pengikat suatu binatang pada sebuah tiang.
Ikatan Turki, yaitu jenis ikatan untuk mengikat sapu lidi serta sapu tangan leher.
Itulah tadi jawaban untuk pertanyaan apa perbedaan antara simpul dan ikatan. Semoga bisa dipahami. (DNR)
