Konten dari Pengguna

Perbedaan Bioteknologi Konvensional dan Modern dalam Ilmu Pengetahuan

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Perbedaan Bioteknologi Konvensional dan Modern. Foto: dok. Diana Polekhina (Unsplash.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Perbedaan Bioteknologi Konvensional dan Modern. Foto: dok. Diana Polekhina (Unsplash.com)

Bioteknologi merupakan cara pemanfaatan makhluk hidup untuk menghasilkan suatu hal yang dapat dimanfaatkan manusia. Bioteknologi terbagi menjadi dua jenis yaitu bioteknologi modern dan konvensional. Untuk mengetahui apa saja perbedaan bioteknologi konvensional dan modern beserta contohnya, mari kita simak ulasannya dalam artikel berikut.

Baca juga: Pengertian dan Contoh Bioteknologi Konvensional dalam Kehidupan

Perbedaan Bioteknologi Konvensional dan Modern dalam Ilmu Pengetahuan

Kemajuan ilmu pengetahuan yang terus berkembang hingga saat ini membuat manusia semakin mudah dalam melakukan apapun. Hal ini dibuktikan dengan adanya bioteknologi. Apa itu bioteknologi? Definisi bioteknologi dipaparkan secara lengkap dalam buku Solusi Sukses Belajar Biologi SMP/MTs yang disusun oleh Lucius Bekti Sulistyo D.P dan Yun Sugiarti (2008:143).

Ilustrasi Perbedaan Bioteknologi Konvensional dan Modern. Foto: dok. Mufid Majnun (Unsplash.com)

Tertulis dalam buku tersebut bahwa bioteknologi adalah pemanfaatan makhluk hidup atau bahan yang diperoleh dari makhluk hidup untuk menghasilkan suatu produk atau jasa yang bermanfaat bagi manusia dengan menerapkan prinsip-prinsip dari ilmu dan teknologi untuk memproses materi melalui agen biologi. Pada prinsipnya, di dalam bioteknologi terkandung tiga hal pokok, yaitu:

  • Agen biologi (enzim, mikrobia, sel tumbuhan, dan sel hewan)

  • Pendayagunaan secara teknologis dan industrial

  • Produk dan jasa yang diperoleh

Bioteknologi dibedakan menjadi dua yaitu bioteknologi tradisional dan bioteknologi modern. Kedua jenis bioteknologi ini tentu memiliki perbedaan. Dalam buku berjudul Kumpulan Soal dan Pembahasan UN IPA SMP/MTs yang ditulis oleh Lina Susanti, S.Pd. (2020: 111) juga menyebutkan bahwa bioteknologi dapat dibedakan menjadi dua, yaitu bioteknologi tradisional dan bioteknologi modern.

Ilustrasi Perbedaan Bioteknologi Konvensional dan Modern. Foto: dok. National Cancer Institute (Unsplash.com)

Bioteknologi tradisional atau konvensional adalah bioteknologi yang memanfaatkan mikroorganisme untuk menghasilkan produk. Misalnya, mikroorganisme Saccharomyces sp. yang digunakan untuk membuat tape dan Rhizopus sp. untuk membuat tempe. Sedangkan bioteknologi modern adalah bioteknologi yang memanfaatkan teknologi modern. Misal teknik kultur jaringan, teknik hibridoma, dan teknik rekayasa transgenik.

Berdasarkan penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa perbedaan bioteknologi konvensional dengan bioteknologi modern terletak pada kerumitan penerapannya serta jumlah produk atau jasa yang dihasilkannya. Bioteknologi konvensional cenderung dilakukan secara langsung dan sederhana. Sedangkan bioteknologi modern biasanya diproduksi dalam jumlah lebih banyak, kualitasnya terstandarisasi, dan terjamin.

Itu dia perbedaan bioteknologi konvensional dan modern. Pengetahuan ini dapat jadikan sebagai wawasan tambahan khususnya mengenai perkembangan ilmu pengetahuan di sekitar kita. (DAP)