Konten dari Pengguna

Perbedaan Fase Reproduksi Vegetatif dan Generatif pada Tumbuhan Lumut Homotalus

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi jelaskan perbedaan fase reproduksi vegetatif dan generatif pada tumbuhan rumput homotalus! Sumber: pexels.com/Daniel B
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi jelaskan perbedaan fase reproduksi vegetatif dan generatif pada tumbuhan rumput homotalus! Sumber: pexels.com/Daniel B

Jelaskan perbedaan fase reproduksi vegetatif dan generatif pada tumbuhan lumut homotalus! Lumut homotalus dapat dipahami sebagai tumbuhan lumut berumah satu.

Tumbuhan lumut adalah tumbuhan yang mudah ditemui di sekitar. Tumbuhan ini termasuk dalam kelompok bryophyta. Lumut memiliki ukuran yang kecil dan kadang sering luput dari perhatian.

Reproduksi Tumbuhan Lumut Homotalus

Ilustrasi jelaskan perbedaan fase reproduksi vegetatif dan generatif pada tumbuhan lumut homotalus! SUmber: pexels.com/Will

Mengutip buku Biologi Interaktif Jilid 1 untuk SMA/MA Kelas X oleh Tetty Setyawati dan Desway Furqonita (2007: 107), reproduksi aseksual pada tumbuhan lumut dapat dilakukan dengan cara membentuk kuncup, penyebaran spora, atau dengan fragmentasi. Sedangkan reproduksi seksual dilakukan dengan cara peleburan spermatozoid dan ovum (pembuahan). Spermatozoid dihasilkan oleh anteridium, sedangkan ovum dihasilkan oleh arkegonium.

Mengutip buku Ayo Mempelajari Lumut oleh Sriwiyati (2019: 18), arkegonium atau gametangium betina berasal dari suatu sel yang kemudian membelah-belah dan akhirnya mencapai bentuk seperti botol dengan bagian lebar yang disebut perut. Terdapat pula satu lapisan sel yang mandul sebagai dindingnya. Dalam bagian yang lebar terdapat sebuah sel telur.

Anteridium atau gamentangium jantan berasal dari sebuah sel epidermis yang membelah sampai mencapai bentuk bulat. Dalam selubungnya terdapat spermatozoid.

Tangkai anteridium disebut sebagai anteridiofor. Pada arkegonium, tangkai disebut sebagai arkegoniofor. Berdasarkan letak anteridium dan arkegoniumnya, tumbuhan lumut dibagi menjadi lumut homotalus dan lumut heterotalus.

Lumut homotalus adalah lumut yang memiliki rumah satu karena memiliki anteridium dan arkegonium yang terletak pada satu talus. Lumut heterotalus adalah tumbuhan lumut berumah dua karena masing-masing talus hanya memiliki anteridium dan arkegonium. Contoh tumbuhan lumut heterotalus adalah lumut hati.

Tumbuhan lumut mengalami fase pergiliran keturunan atau metagenesis dalam daur hidupnya, yaitu antara fase vegetatif yang menghasilkan spora (generasi sporofit) dan fase generatif yang menghasilkan gamet (generasi gametofit). Generasi gametofit memiliki umur yang lebih panjang dari generasi sporofit.

Dari penjelasan di atas dapat dipahami bahwa perbedaan fase reproduksi vegetatif dan generatif pada tumbuhan lumut homotalus adalah fase generatif merupakan reproduksi seksual antara gamet jantan dan gamet betina. Sedangkan fase vegetatif dilakukan secara aseksual yaitu dengan cara membentuk kuncup, penyebaran spora, dan fragmentasi.

Baca juga: Tumbuhan Lumut: Ciri-Ciri, Siklus Hidup, dan Klasifikasinya

Itulah fase reproduksi lumut homotalus. Semoga dapat menambah wawasan dan pengetahuan mengenai reproduksi tumbuhan lumut. (IND)