Konten dari Pengguna

Tumbuhan Lumut: Ciri-Ciri, Siklus Hidup, dan Klasifikasinya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Ilustrasi umbuhan lumut yang sehari-hari tampak berwarna hijau adalah bagian generasi gametofit. (Foto: Aldo Hernandez Unsplash.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ilustrasi umbuhan lumut yang sehari-hari tampak berwarna hijau adalah bagian generasi gametofit. (Foto: Aldo Hernandez Unsplash.com)

Tumbuhan lumut yang sehari-hari tampak berwarna hijau adalah bagian generasi gametofit. Tanaman atau tumbuhan lumut mungkin sudah tidak asing untuk dilihat karena kita dapat dengan mudah menemukan lumut di berbagai tempat. Lumut dapat kita temui di permukaan lantai, tembok rumah, di tanah yang lembab, bahkan pada batang pohon.

Lalu apa saja ciri, siklus hidup, dan klasifikasinya? Penasaran? Yuk langsung simak artikel di bawah ini.

Baca juga: Tumbuhan Lumut Kerak: Asal-usul dan Cara Perkembangbiakannya

Pengertian, Ciri, dan Klasifikasi Lumut

Ilustrasi umbuhan lumut yang sehari-hari tampak berwarna hijau adalah bagian generasi gametofit. (Foto: Zach Reiner | Unsplash.com)

Lumut merupakan salah satu makhluk hidup yang memiliki sel banyak. Meskipun memiliki sel yang sangat banyak, dibandingkan tumbuhan lainnya, lumut memiliki organ yang sangat sederhana. Lumut adalah tumbuhan dengan klasifikasi bryophyta dan dapat dibagi menjadi tiga kelas, yaitu lumut daun, lumut hati, dan juga lumut tanduk.

Mengutip buku dengan judul Top One Bedah Kisi-Kisi Terlengkap UTBK SBMPTN SAINTEK 2020 karya Tim Guru Indonesia (2019), lumut adalah tumbuhan epifit dan merupakan tumbuhan peralihan antara talus dan kormus. Seperti layaknya makhluk hidup lainnya, lumut juga memiliki ciri-cirinya tersendiri. Ini ciri-ciri lumut.

  • Lumut mengalami metagenesis

  • Dinding sel lumut terdiri atas selulosa

  • Lumut adalah peralihan antara thallophyta dan cormophyta

  • Pada lapisan luar terdapat berlilin yang dapat menahan masuknya air dan mengurangi penguapan

  • Lumut merupakan tanaman yang memiliki akar semu (rizoid)

  • Siklus Hidup Tumbuhan Lumut yang Sehari-Hari Tampak Berwarna Hijau

Siklus Hidup Tumbuhan Lumut yang Sehari-Hari Tampak Berwarna Hijau

Lumut yang sehari-hari kita lihat tampak berwarna hijau adalah bagian dari bryophyta yang memiliki siklus hidup cukup unik. Siklus hidup tumbuhan yang satu in bersifat metagenesis. Reproduksi metagenesis adalah pergantian antara reproduksi seksual dan aseksual, ini siklus hidup lumut yang perlu diketahui oleh murid jurusan IPA.

  1. Sporofit menghasilkan spora yang berubah menjadi protonema.

  2. Gametofit menghasilkan gametangium. Gametangium ini dilindungi oleh daun khusus.

  3. Anteridium yang memiliki bentuk bulat dapat menghasilkan sperma berflagela.

  4. Fertilisasi atau pembuahan oleh anterozoid menghasilkan zigot.

  5. Zigot merupakan awal sporofit.

  6. Sporofit yang memiliki kaki untuk melekat pada seta, gametofit, dan kapsul akan melalui fase meiosis.

  7. Saat sperma keluar dari kapsul, siklus hidup lumut berulang kembali.

Nah, itulah siklus gametofit pada tumbuhan lumut yang tampak berwarna hijau. Semoga artikel ini dapat menambah ilmu pengetahuan alam khususnya biologi ya! (FAR)